@mastersthesis{digilib37156, month = {September}, title = {KONSTRUKSI MAQASID SYARIAH DALAM RELASI NALAR FIKIH DAN TASAWUF Studi Pemikiran Abd. Wahab Asy-Sya?rani}, school = {UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM. 17200010172 Mohammad Nurun Nada}, year = {2019}, note = {Dr. Ali Sodiqin, M.Ag}, keywords = {Nalar, asy-Sya?rani, Maq{\=a}{\d s}id asy-Syar{\=i}?ah}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/37156/}, abstract = {Dominasi nalar fikih, maupun tasawuf berpengaruh terhadap tereduksinya konsep syariat. Hal ini berimplikasi terhadap terkonstruksinya maq{\=a}{\d s}id syar{\=i}ah pada salah satu aspek tersebut. Dalam konteks inilah Abd. Wahab asy-Sya?rani mewacanakan relasi antara nalar fikih dan tasawuf, serta mengkonstruksi maq{\=a}{\d s}id syar{\=i}ah pada relasi nalar fikih dan tasawuf secara metodologis. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konstruksi relasi nalar fikih dan tasawuf, serta pemetaan maq{\=a}{\d s}id syar{\=i}ah menurut Abd. Wahab asy-Sya?rani. Maka penulis menggunakan, tura{\d s} analysis, yang secara operasional meliputi tiga tahap, yakni: pendekatan strukturalis, analisis historis dan kritik ideologi. Adapun hasilnya, relasi antara nalar fikih dan tasawuf secara metodologis terletak pada konstruksi wacana m{\=i}z{\=a}n. Konsep m{\=i}z{\=a}n meniscayakan adanya relasi nas, analitis dan muk{\=a}syafah pada tataran sumber dan validitas, metode, subjek dan objek syariat. Relasi ini termanifestasi pada beberapa fungsi, yakni: fungsi moderat, pemersatu/ketersambungan, dan klarifikatif. Adapun pemetaan Maq{\=a}{\d s}id asy-Syar{\=i}?ah dalam relasi nalar fikih dan tasawuf menurut Abd. Wahab asy-Sya?rani dapat dipetakan menjadi dua, yakni Maq{\=a}{\d s}id asy-Syar{\=i}?ah pada tataran {\.s}aw{\=a}bit (g{\=a}yah) dan muta{\d h}awwilah (was{\=a}il). Maq{\=a}{\d s}id asy-Syar{\=i}?ah pada tataran {\.s}aw{\=a}bit dipetakan menjadi 2, yakni: addu?{\=a}f{\=a}? dengan tujuan ma?rifat rahmah Allah (mengenal kasih sayang Allah), sedangkan al-Aqwiy{\=a}? dengan tujuan ma?rifat Allah. Adapun maq{\=a}{\d s}id pada tataran was{\=a}il dipetakan menjadi tiga, yakni: Was{\=a}{\d t}iyyah, Itti{\d s}{\=a}liyyah, serta Istiqr{\=a}iyyah bi al-Man{\=a}hij at-Ta?{\=a}wwuniyah.} }