@phdthesis{digilib38109, month = {December}, title = {EFEKTIVITAS PROGRAM BIMBINGAN KETERAMPILAN MENJAHIT BAGI PENYANDANG DISABILITAS DAKSA DI BALAI REHABILITASI TERPADU PENYANDANG DISABILITAS (BALAI RTPD) YOGYAKARTA}, school = {UIN Sunan Kalijaga}, author = {NIM 15250064 Nadya Nur Aisyah}, year = {2019}, note = {Drs. H. Suisyanto, M.Pd.}, keywords = {Efektivitas, Menjahit, Penyandang Disabilitas Daksa}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/38109/}, abstract = {Nadya Nur Aisyah, 15250064, Efektivitas Program Bimbingan Keterampilan Menjahit Bagi Penyandang Disabilitas Daksa Di Balai Rehabilitasi Terpadu Penyandang Disabilitas (Balai RTPD) Yogyakarta. Skripsi: Ilmu Kesejahteraan Sosial. Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta 2019. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga November bertujuan untuk mengetahui efektivitas serta faktor pendukung dan penghambat program bimbingan keterampilan menjahit bagi penyandang disabilitas daksa di Balai Rehabilitasi Terpadu Penyandang Disabilitas (Balai RTPD) Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini diantaranya Tiga orang Pekerja Sosial, Dua orang Instruktur Bimbingan Keterampilan Menjahit, Kasie. Daksa, Empat orang Warga Binaan Sosial (WBS) aktif dan Tiga orang Alumni program bimbingan keterampilan menjahit. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber. Sedangkan teknik analisis data menggunankan reduksi data, model data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui faktor pendukung yang mempengaruhi efektivitas program bimbingan keterampilan menjahit diantaranya; keinginan warga binaan untuk menjadi lebih baik, dukungan keluarga, fasilitas, dan sumber daya yang ada. Sedangkan untuk faktor penghambat diantaranya; kemampuan warga binaan dalam menyerap materi, sistem buka tutup dalam penerimaan warga binaan, tidak adanya dukungan keluarga, durasi waktu yang sedikit, dan belum adanya modifikasi alat jahit. Penilaian terhadap keberhasilan program bimbingan keterampilan menjahit dilihat menggunakan empat indikator efektivitas pelaksanaan program diantaranya; pencapaian tujuan secara menyeluruh, keberhasilan sasaran, keberhasilan program, dan kepuasan program. Tingkat efektivitas program bimbingan keterampilan menjahit di Balai RTPD Yogyakarta yang dinilai menggunakan empat indikator efektivitas, sudah efektif. Adapun hasil dari program bimbingan keterampilan menjahit adalah alumni mampu menguasai mesin jahit, memahami teori jahit, dan mampu menjahit. Kata Kunci: Efektivitas, Menjahit, Penyandang Disabilitas Daksa} }