@phdthesis{digilib39439,
           month = {April},
           title = {PENERAPAN PENGGUNAAN LEGO
KONSTRUKTIF SEBAGAI MEDIA
PENGEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK
DI KB TUNAS BANGSA},
          school = {UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA},
          author = {NIM. 15430097 Lina Inviana},
            year = {2020},
            note = {Dr. Hj. Hibana, M.Pd},
        keywords = {Anak, Lego Konstruktif, Media, Motorik
Halus},
             url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/39439/},
        abstract = {Kemampuan motorik halus anak dapat dikembangkan
melalui kegiatan sehari-hari yang dilakukan oleh anak,
salah satunya adalah dengan menggunakan lego
konstruktif sebagai medianya. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui perkembangan motorik halus anak di
kelas A KB Tunas Bangsa II Mojosari, untuk mengetahui
optimalisasi penggunaan lego konstruktif di KB Tunas
Bangsa II Mojosar, dan untuk mengetahui pengembangan
motorik halus anak melalui lego konstruktif di KB Tunas
Bangsa II Mojosari.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif.
Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan
observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi.
Analisis data dilakukan dengan menelaah seluruh data,
mereduksi, menyusun dalam satuan dan
mengkategorikannya kemudian ditarik kesimpulan.
Pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah
triangulasi tehnik dan sumber. Subyek dari penelitian ini
adalah anak kelas A di KB Tunas Bangsa II Mojosari yang
berjumlah 13 anak dan satu pendidik, sedangkan obyek
dari penelitian ini adalah penggunaan lego konstruktif
sebagai media pengembangan motorik halus anak.
Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Perkembangan
motorik halus anak di kelas A dengan rentang usia 2-3
tahun sudah cukup baik. Keterangan yang diperoleh dari
data hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata anak
kelas A sudah mencapai BSH atau berkembang sesuai
harapan. (2) Optimalisasi penggunaan media berupa lego
konstruktif di KB Tunas Bangsa II Mojosari adalah
dengan mengunakan lego konstruktif setiap hari dan juga hampir setiap waktu. (3) Pengembangan motorik halus
anak melalui media lego konstruktif secara umum
dilakukan pada saat kegiatan inti yang mana dalam proses
pembelajaran pendidik selalu melibatkan lego untuk
digunakan sebagai media pembelajaran. Kemudian untuk
penggunaan lego di luar jam pembelajaran, pendidik
membebaskan anak untuk bermain dengan lego.}
}