TY - THES N1 - Drs. Mujahid, M.Ag ID - digilib44541 UR - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/44541/ A1 - Hanif, NIM. 17104010038 Y1 - 2021/06/04/ N2 - Latar belakang penelitian ini adalah pada saat santri baru disuruh untuk memahami tiga ilmu nahwu secara bersamaan dalam kurun waktu seminggu tiga kali kemudian mereka merasa belum bisa mengetahui nahwu dengan baik dan benar. Dari situlah para ustadz mempunyai inisiatif untuk membuat diktat jurumiyyah ini, tujuannya untuk memudahkan santri baru dalam memahami ilmu nahwu khususnya jurumiyyah. Kemudian setelah dibuatkannya diktat jurumiyyah tersebut, maka santri baru lebih mudah untuk memahami ilmu nahwu khususnya jurumiyyah. Karena di dalam diktat jurumiyyah ini terdapat bait-bait beserta artinya dan juga contohnya. Di karenakan mayoritas santri baru tersebut belum pernah mondok sama sekali, jika mereka sudah pernah mondok tetapi mereka sudah lupa. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dan bersifat kualitatif. Pengempulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi, dan data yang sudah terkumpul kemudian diolah, dipilih, dan dianalisis menggunakan analisi deskriptif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Sedangkan pengecekan keabsahan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini yaitu : 1). Implementasi diktat jurumiyyah ini ada dua macam kegiatan yaitu pembelajaran didalam kelas yang mana menggunakan metode bandongan dan lalaran/mengulang hafalan. Sedangkan metode yang digunakan pada saat pembelajaran diktat jurumiyyah itu ada dua metode yaitu sorogan dan musyawarah. 2). Sebelum implementasi diktat jurumiyyah santri disuguhkan dengan tiga materi nahwu secara bersama-sama seminggu tiga kali alhasil mereka tidak faham, setelah dibuatkannya diktat jurumiyyah ini maka santri baru lebih mudah untuk memahaminya khususnya jurumiyyah. 3). Faktor pendukungnya yaitu tempat di Pondok Pesantren Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta sangat sejuk dan nyaman untuk dibuat hafalan, sebelum ustadznya memasuki kedalam kelas disuruh lalaran/mengulang hafalan secara bersama-sama. Sedangkan untuk faktor penghambatnya yaitu seringnya santri tidak masuk kedalam kelas, pada saat ustadz menjelaskan materi tentang nahwu yaitu diktat jurumiyyah ada sebagian santri yang tertidur di dalam kelas. PB - UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA KW - Pembelajaran Diktat Jurumiyyah KW - Kemampuan Membaca Kitab Kuning Santri Baru KW - Madrasah Diniyah M1 - skripsi TI - IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DIKTAT JURUMIYYAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KITAB KUNING SANTRI BARU MADRASAH DINIYAH NURUL UMMAH KOTAGEDE YOGYAKARTA AV - restricted EP - 148 ER -