@phdthesis{digilib47325, title = {KONSTRUKSI WACANA TENTANG DAKWAH POLITIK PARTAI KEADILAN SEJAHTERA (PKS) DALAM PEMILU 2004 DI MAJALAH SAKSI}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM. 01210735 Suryanta Bakti Susila}, year = {2005}, note = {Pembimbing : Waryono, M Ag,}, keywords = {Dakwah Politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Pemilu 2004, Majalah Saksi}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/47325/}, abstract = {Sikap subjek terhadap objek akan sangat dipengaruhi bagaimana subjek memandang objek tersebut. Bagaimana subjek memandang objek tergantung pada cara pandang yang digunakan. Dalam khasanah ilmu-ilmu sosial ada beragam cara pandang yang digunakan subjek (peneliti) dalam melihat objek (yang diteliti). Paradigma kritis sebagai salah satu aliran dalam bidang metodologi penelitian sosial, beranggapan bahwa makna adalah hasil interaksi antara subjek dengan objek secara historis dengan mempertimbangkan konteks sosial, budaya, ekonomi dan politik. Paradigma kritis inilah yang penulis gunakan sebagai landasan teori analisis wacana dalam studi ini. Paradigma kritis melihat struktur sosial sebagai konteks yang sangat menentukan realitas, proses, dan dinamika komunikasi termasuk komunikasi massa. Bagi aliran ini penelitian komunikasi massa yang mengabaikan konteks sosial sebagai penelitian yang ahistoris. Melihat proses yang terjadi dalam komunikasi massa harus dcngan pandangan holistik, karena komunikasi tidak dapat dilepaskan dari kekuatan-kckuatan yang mempengaruhi berlangsungnya komunikasi. Aspek ini tidak mendapat tempat yang memadai dalam tradisi positivisme yang lebih melihat proses komunikasi sebagai proses yang netral. Dalam kerangka demikian studi ini melihat majalah Saksi sebagai media yang menyajikan berita sebagai sebuah basil konstruksi yang mcncerminkan ideologi dan kepentingan sosial, ekonomi, dan politik awaknya. Majalah Saksi akan berusaha menyampaikan pesan kepada publik dengan beragam strategi dalam meyakinkan pembacanya. Pesan yang kemudian manifest dalam teks berita (laporan) dan kemudian menjadi wacana tersebut dipahami sebagai konstruksi wacana oleh majalah Saksi. Konstruksi wacana tersebut penulis telusuri dengan menggunakan analisis wacana yang diperkenalkan oleh Teun A van Dijk. Wacana oleh van Dijk digambarkan mempunyai tiga dimensi/bangunan: teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Inti analisis van Dijk adalah menggabungkan ketiga dimensi wacana tersebut ke dalam satu kesatuan analisis. Dalam level teks terungkap bahwa majalah Saksi melakukan strategi pembingkaian (framing) tertentu tentang dakwah politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Segala aktivitas PKS mendapatkan porsi yang dominan dan selalu positif yang diupayakan nampak wajar dan demikian adanya untuk meyakinkan pembaca. Frame yang tampak menonjol selama masa pemilu 2004 adalah "PKS, partai dakwah paling layak dipilih" yang disajikan secara sistematis. Diawali dengan maraknya poling yang melejitkan nama PKS dan Presid} }