%0 Thesis %9 Skripsi %A Nur Hidayah, NIM. 01220493 %B Fakultas Dakwah dan Komunikasi %D 2006 %F digilib:47537 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %K Penghafal al Qur'an, Santri Putri, Pondok Pesantren Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta %P 105 %T PROBLEMATIKA SANTRI PUTRI DALAM MENGHAFAL AL QUR'AN DI PONDOK PESANTREN NURUL UMMAH KOTAGEDE YOGYAKARTA %U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/47537/ %X Problem yang dihadapi oleh para santri dalam menghafal Al-Qur'an di Pondok Pesantren Nurnl Ummah adalah: a) ayat-ayat yang sudah dihafal lupa lagi b) banyaknya ayat-ayat yang serupa tetapi tidak sama c) gangguan asmara (pacaran) d) sukar rnenghafal (kurang di deres) e) Melernahnya semangat menghafal Al-Qur'an f) tidak istiqornah dalam menghafal 2. Intelegensi berpengaruh dalam keberhasilan atau kelancaran dalarn proses menghafal, melainkan keikhlasan niat, kesungguhan kesabaran dan ketekuan mengulang-ulang hafalan. Karena Al-Qur'an mernpakan sesuatu yang penuh misteri ada hal-hal yang diluar jangkuan otak rnanusia, dirnana ada kemungkinan atau belmn tentu seseorang yang berota cerdas dapat dengan mudah menghafal Al-Qur'an. 3. Faktor yang mernpengaruhi problem santri putri dalam menghafal Al­Qur' an di Pondok Pesantren Nurul Ummah putri Kotagede Y ogyakarta yang diperoleh melalui basil penelitian dapat diklasifikasikan menjadi 2 babrian, pertama faktor internal yaitu: usia yang tidak ideal (tua), tidak mengerti artinya, yang kedua faktor eksternal yaitu: kurangnya motivasi dari teman atau sahabat dekat, dengan demikian problem santri putri dalam menghafal Al-Qur'an di PPNU-pi yang terbesar timbul dari dalam dironya sendiri, sedang yang terkecil timbul karena kurangnya moti vasi dari teman atau sahabat dekat Usaha santri dalam menjaga materi yang sudal1 dihafal adalah dengan cara puasa sunnah, sholat malam atau amalan-amalan yang lain terutama adalah sholat malm dimana dalam sholat tersebut materi-materi yang telah dihafal dijadikan sebagai bacaan wajib Usaha santri dan pondok pesantren nurul ummah dalam mengatasi hmnbatan/masalah dalam menghafal Al-Qur'an adalah dengan cara terntama melakukan penyegaran-penyegaran dan konsultasi dengan Thu t nyai (pengasuh) ataupun dengan kakak senior yang dilakukan oleh sanri kemudian dari pondok pesantren khususnya pengasuh memberikan saran­saran, bimbingan dan motivasi kepada para santri,mengadakan semaan setiap malam jum'at dan hari besar yang lainnya, mengadakan acara khataman Al-Qur'an secara rutin setiap satu tahun sekali %Z Pembimbing : Drs. H. Hasan Baihaqi, AF., M.Pd