relation: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/47909/ title: JAMINAN FIDUSIA DALAM TRANSAKSI AKAD MURABAHAH DI BANK NTB SYARIAH BIMA creator: Rahmawati, S.H., NIM.: 17203010058 subject: Bank dan Perbankan subject: Keuangan Syariah description: Dalam penulisan tesis ini penulis membahas mengenai masalah jaminan fiduisa dalam transaksi akad murabahah. Di mana Bank NTB Syariah di Bima dalam memberikan pinjaman kredit kepada nasabah menggunakan strategi perjanjian yang mengikutkan adanya jaminan fidusia, kemudian tidak mendaftarkan untuk mendapatkan sertifikat jaminan fidusia hanya dibuat dengan jaminan fidusia di bawah tangan. Hal ini dilatarbelakangi dilihat dari sejak lahirnya perjanjian yang mengikatkan jaminan fidusia, yurisprudensi sampai diaturnya jaminan fidusia dalam Undang-Undang Jaminan Fidusia Pasal 11 ayat (1) menyatakan benda yang dibebani dengan jaminan fidusia wajib didaftarkan, masih terjadi banyak perlanggaran dalam praktenya. Di dalam prakteknya di Bank NTB Syariah di Bima terdapat pelanggaran yang dilakukan Bank NTB Syariah di Bima maupun nasabah adalah tidak melakukannya pendaftaran jaminan fidusia, terjadi eksekusi dibawah tangan terhadap objek jaminan fidusia, timbul pelanggaran-pelangaran sehingga menimbulkan akibat hukum yang akan merugikan nasabah dan Bank NTB Syariah di Bima. Jenis penelitian ini mengunakan hukum Yuridis_Empiris atau lapangan yaitu yang menganalisis praktek pelaksanaan suatu hukum dalam masyarakat serta dinamika permasalahan yang ditemui dalam penerapan hukum. Kemudian dilakukan dengan cara melakukan penelitian langsung ke Bank NTB Syariah Bima, sedangkan motode tekhnik analisis data yang menggunakan deskripstif kualitatif. Dalam metode analisis data yang digunakan penulis menggunakan metode pustakaan, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian penulis menunjukan bahwa hukum yang bisa mendatangkan ketidak pastian dan keributan pada masyarakat harus dihindari melalui Undang-Undang. Pihak Bank NTB Syariah di Bima dan nasabah harus membuat akta jaminan fidusia dan segera mendaftarkan jaminan fidusia tersebut melalui Notaris, Notaris membuat Akta Notariil dan didaftarkan kepada Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, agar memiliki kekuatan eksekutorial, di samping itu Bank NTB Syariah Bima akan memperoleh hak preferen. Bilamana jaminan fidusia dibawah tanggan dan tidak didaftarkan sesuai ketentuang perundang-undangan, maka tidak memiliki ketentuan eksekutorial, dan hak preferen serta dapat menjadi batal demi hukum. Penyelesaian sengketa jaminan fidusia dalam akad murabahah oleh Bank NTB Syariah Bima sudah tepat yaitu mengedepankan terlebih dahulu lewat tindakan-tindakan penyelamatan secara maksimal meskipun beberapa sengketa jaminan fidusia murabahah antara nasabah dan pihak Bank NTB Syariah Bima lebih banyak nasabah yang melakukan keterlambatan dalam memenuhi kewajiban dalam melunasi angsuran sehingga akan menimbulkan masalah. Akan tetapi pihak Bank NTB Syariah Bima langsung mengantipasinya dengan tindakantindakan penyelamatan. date: 2020-01-28 type: Thesis type: NonPeerReviewed format: text language: id identifier: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/47909/1/17203010058_BAB%20I_BAB%20V.pdf format: text language: id identifier: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/47909/2/17203010058_BAB%20II_BAB%20III_BAB%20IV.pdf identifier: Rahmawati, S.H., NIM.: 17203010058 (2020) JAMINAN FIDUSIA DALAM TRANSAKSI AKAD MURABAHAH DI BANK NTB SYARIAH BIMA. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.