TY - THES N1 - Pembimbing : Dr. Nurus Sa?adah, S.Psi., M.Si., Psi., ID - digilib49241 UR - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/49241/ A1 - Ratna Nur Septiani, NIM. 15540071 Y1 - 2019/// N2 - Pemberdayaan merupakan salah satu upaya dalam pengentasan kemiskinan. Usaha dalam memampukan seseorang dari kondisi tidak berdaya melalui pemberdayaan dengan harapan menciptakan kesejahteraan. Secara umum masyarakat yang ideal menginginkan kehidupan yang sejahtera, tetapi kenyataanya kehidupan masyarakat masih terbentur pada persoalan kemiskinan. Hal ini menjadi perhatian khalayak umum, tidak dipungkiri bahwa keberhasilan dalam pemberdayaan tidak luput dari adanya peran-peran pendamping yang berkontribusi penuh dalam kesuksesan program pemberdayaan. Hal tersebut menarik minat peneliti untuk mengupas lebih lanjut sehingga mengetahui apa saja peran-peran pendamping dalam pemberdayaan, karena tidak semua program pemberdayaan melibatkan orang-orang yang berperan sebagai pendamping. Berdasarkan uraian tersebut penelitian dilakukan untuk menjawab pertanyaan sebagai berikut: bagaimana model pemberdayaan masyarakat dan bagaimana peran pendamping dalam pemberdayaan tersebut. Penelitian ini melalui pendekatan kualitatif. Penulis menggunakan sumber data primer yaitu melalui observasi dan wawancara, dan sumber data sekunder melalui pustaka yang disesuaikan dengan tema penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik rapport, observasi dan wawancara beserta dokumentasi kegiatan. Teknis analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah model pemberdayaan Astuti (2012) yang dikembangkan oleh Sa?adah (2015) melalui 3 tahap, yaitu: tahap Look and Think (persiapan), tahap Act (tindakan) dan tahap Monitoring dan Evaluasi dan peran pendamping penguatan masyarakat lokal menurut Sa?adah (2015) meliputi peran pendamping sebagai fasilitative role sebagai fasilitator, educative role sebagai pendidik, representative role sebagai perwakilan dan tehnical role berperan secara teknis. Hasil penelitian terhadap peran pendamping dalam pemberdayaan ekonomi produktif 2017 di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta bahwa model pemberdayaan ekonomi produktif melalui 3 tahap yaitu tahap look and think meliputi seleksi berkas, assessment, peninjauan dan lain-lain, tahap act yaitu memberikan bimbingan kewirausahaan saat pendampingan Sekolah Saudagar bagi penerima manfaat, dan tahap monitoring dan evaluasi adalah pengecekan dan controlling yang dilakukan pendamping. Sedangkan terdapat empat peran pendamping pemberdayaan yaitu sebagai fasilitative role yaitu penting bagi pendamping mengetahui kebutuhan penerima manfaat dalam pemberdayaan , educative role artinya pendamping memberikan kesadaran bahwa program memberikan dampak positif bagi penerima manfaat, representative role pendamping sebagai perwakilan melibatkan penerima manfaat dalam berbagai hal dan membangun relasi dengan berbagai pihak dan technical role pendamping mampu melakukan pekerjaan teknis baik pekerjaan pendamping maupun dengan membantu pekerjaan teknis penerima manfaat. PB - UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA KW - Peran Pendamping KW - Pemberdayaan Ekonomi KW - Produktif KW - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). M1 - skripsi TI - PERAN PENDAMPING PEMBERDAYAAN EKONOMI PRODUKTIF 2017 DI BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL KOTA YOGYAKARTA AV - restricted EP - 139 ER -