TY - THES N1 - Pembimbing : Dr. Fatimah Husein M.A ID - digilib49806 UR - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/49806/ A1 - Rusfian Effendi, S.M, NIM. 15510060 Y1 - 2019/// N2 - Arus pemikiran etika tidak hanya berhenti di Filsafat Barat. Pemikiran etika turut mewarnai dan mempengaruhi wacana pemikiran dalam Filsafat Islam. Perbedaan corak pemikiran Filsafat Barat dan Filsafat Islam memberikan dampak yang cukup signifikan sehingga menimbulkan perdebatan mengenai kepiawaian dan keberanian seorang pemikir Muslim dalam mengadopsi pemikiran etika Yunani dengan tidak keluar dari koridor ajaran-ajaran Islam. Perbedaan yang sangat kentara adalah porsi penggunaan rasio dalam konstruksi pemikirannya. Salah satu perdebatan tersebut adalah perbedaan pendapat mengenai kontribusi Ibn Miskawaih dalam diskursus etika. Beberapa pemikir Muslim mengatakan bahwa Ibn Miskawaih merupakan seorang tokoh etika dengan karya utamanya Tahdzib al-Akhlaq, sedangkan pendapat lain mengatakan bahwa ia adalah seorang tokoh moral. Dengan demikian, penelitian ini akan memperlihatkan bangunan pemikiran Ibn Miskawaih secara lebih dalam, sehingga dapat terlihat pondasi-pondasi pemikirannya. Secara lebih luas, penelitian ini penting dilakukan untuk memperjelas antara ranah diskursus moral dan etika yang berkembang dalam Filsafat Islam, meskipun antara pemikiran Filsafat Barat dan Filsafat Islam memiliki nilai-nilai universal yang sama. Penelitian ini mengkaji kitab Tahdzib al-Akhlaq yang merupakan Master piece Ibn Miskawaih. Penelitian ini berupaya menjawab pertanyaan apakah Tahdzib al-Akhlaq merupakan kitab etika atau moral. Hal tersebut dilakukan dengan menelaah dua karya terjemahan Tahdzib al-Akhlaq, yaitu The Refinement of Character yang ditulis oleh Constantine K. Zurayk dan Menuju Kesempurnaan Akhlak yang ditulis oleh Helmi Hidayat. Penelitian ini difokuskan untuk menelusuri argumen-argumen yang disusun oleh Ibn Miskawaih dan melacak pikiran tokohtokoh yang mempengaruhinya. Dari penilitian ini didapat kesimpulan bahwa Tahdzib al-Akhlaq bukan merupakan karya etika, melainkan karya moral. Hal ini mengafirmasi kritik yang dilontarkan oleh Fazlur Rahman bahwa para filsuf Muslim telah gagal menghasilkan sistem etika yang bertalian secara logis. PB - UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA KW - Etika KW - Filsafat Barat KW - Filsafat Islam KW - Ibn Miskawaih KW - Moral KW - Tahdzib al-Akhlaq M1 - skripsi TI - ETIKA DALAM ISLAM: Telaah Kritis terhadap Pemikiran Ibn Miskawaih AV - restricted EP - 144 ER -