@phdthesis{digilib51009, title = {EFEKTIVITAS PELAKSANAAN BIMBINGAN PERKAWINAN BAGI CALON PENGANTIN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KUA KECAMATAN UMBULHARJO KOTA YOGYAKARTA PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM.: 17103050038 Moh. Iqbal Rifki Maulana}, year = {2022}, note = {Pembimbing: Hj. Fatma Amilia, S. Ag., M. Si}, keywords = {Bimbungan Perkawinan, Masa Pandemi Covid-19, KUA Kecamatan Umbulharjo.}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/51009/}, abstract = {Allah SWT. menciptakan semua makhluk serba berpasang-pasangan, demikian juga manusia. Namun, banyak muda-mudi langsung menikah tanpa adanya persiapan yang matang, baik fisik maupun mentalnya. akibatnya sering terjadi percekcokan yang akhirnya menyebabkan terjadinya perceraian. Maka dari itu, pemerintah memberi solusi agar calon pengantin telah siap lahir bathin dalam mengarungi bahtera rumah tangga nantinya dengan diselenggarakannya program bimbingan perkawinan bagi calon pengantin. Namun pada tahun 2019, pandemi Covid-19 melanda. Pemerintah membuat beberapa peraturan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang membuat ruang gerak pada tugas pokok dan fungsi KUA Kecamatan Umbulharjo menjadi terhambat. Hal tersebut mengharuskan pihak KUA melaksanakan program kerja yang disesuaikan dengan protokol kesehatan, termasuk juga merubah teknis pelaksanaan bimbingan perkawinan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti tertarik ingin meneliti tentang ?Efektivitas Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan Bagi Calon Pengantin Pada Masa Pandemi Covid-19 di KUA Kecamatan Umbulharjo?. Pokok masalah dari skripsi ini adalah bagaimana pelaksanaan bimbingan perkawinan dan apa saja faktor pendukung dan penghambat bimbingan perkawinan di KUA Kecamatan Umbulharjo serta efektivitas pelaksanaan bimbingan perkawinan pada masa Covid-19 di KUA Kecamatan Umbulharjo. Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah penelitian lapangan (Field Research). Sifat penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik yang bertujuan memaparkan hasil pengamatan. Pendekatan yang digunakan adalah Sosiologis Yuridis. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara, observasi, dokumentasi. Analisis data menggunakan metode analisis kualitatif dengan pola berfikir induktif. Pelaksanaan bimbingan perkawinan di KUA Kecamatan Umbulharjo dilaksanakan selama dua hari. Apabila ada calon pengantin yang tidak bisa mengikuti bimbingan perkawinan tatap muka, calon pengantin bisa mengikuti bimbingan mandiri ataupun bimbingan online. Ada beberapa faktor yang mendukung suksesnya pelaksanaan bimbingan perkawinan di KUA Kecamatan Umbulharjo, antara lain? Narasumber yang kompeten. antusiasme peserta yang tinggi dan fasilitas yang memadai. Adapun yang menghambat antara lain? Keterbatasan dana, mobilitas peserta, dibatasinya waktu pelaksanaan bimbingan dan dibatasinya jumlah peserta bimbingan. Pelaksanaan bimwin di KUA Kecamatan Umbulharjo sudah bisa dikatakan efektif, dilihat dari segi hukum atau peraturannya sudah baik, pelaksana hukumya sudah baik, fasilitasnya sudah memadai, masyarakat dan budaya hukumnya juga sudah baik. Secara umum pelaksanaan bimbingan perkawinan juga sudah sesuai dengan peraturan yang ada, hanya saja materi bimbingan sedikit dipadatkan sehingga tidak sampai 16 jam pelajaran karena pandemi COVID-19 yang mengharuskan meminimalisir kerumunan.} }