eprintid: 51367
rev_number: 10
eprint_status: archive
userid: 12460
dir: disk0/00/05/13/67
datestamp: 2022-06-21 08:10:53
lastmod: 2022-06-21 08:10:53
status_changed: 2022-06-21 08:10:53
type: thesis
metadata_visibility: show
contact_email: muh.khabib@uin-suka.ac.id
creators_name: Bustanil Ilmi Agustin, NIM.: 16110005
title: MA’NA AL HAYAH FI AL QISSAH AL QASIRAH “NASIB” LI TAUFIQ AL HAKIM (DIRASAH TAHLILIYYAH ADABIYYAH LI VIKTOR FRANKL
ispublished: pub
subjects: cer_pen
divisions: jur_bsa
full_text_status: restricted
keywords: Makna Hidup, Psikologi Sastra, Logoterapi
note: Pembimbing: Drs.H. Jarot Wahyudi, M.H.,M.A
abstract: Penelitian ini membahas tentang makna hidup tokoh Insinyur yang terdapat
dalam cerpen Nashib karya Taufiq al-Hakim. Cerpen tersebut mengisahkan tentang
penerimaan takdir Insinyur dalam perjuangan mencari pasangan hidupnya. Adapun
permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana proses penemuan dan wujud
makna hidup Insinyur. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah
pendekatan psikologi sastra dengan teori logoterapi Viktor Frankl. Logoterapi
merupakan pandangan yang beranggapan bahwa makna hidup dan hasrat untuk
hidup bermakna merupakan motivasi utama manusia untuk meraih kehidupan yang
lebih bermakna. Teori ini memiliki tiga prinsip dasar, yaitu kebebasan
berkehendak, keinginan akan makna, dan makna hidup. Makna hidup bersumber
dari penerapan nilai-nilai berkarya, nilai-nilai penghayatan, dan nilai-nilai
bersikap. Hasil dari penelitian ini adalah proses penemuan makna hidup tokoh
utama dapat dilihat melalui tiga fase kehidupannya. Fase pertama adalah
kesendirian, pada fase ini Insinyur menemukan makna dalam kerja yang bersumber
dari nilai-nilai berkarya. Fase kedua adalah pencarian pasangan hidup, Pada fase ini
ia menemukan makna dibalik penderitaan yang bersumber dari nilai-nilai bersikap.
Fase ketiga adalah penemuan pasangan hidup, Pada fase ini Insinyur menemukan
makna dalam cinta yang bersumber dari nilai-nilai penghayatan. Wujud makna
hidup Insinyur adalah kebebasan berkehendak, keinginan akan makna, dan makna
hidup yang terdapat dalam setiap fase kehidupannya. Insinyur merasa bahagia
setelah menemukan pasangan hidup. Hidupnya lebih bermakna ketika ia dapat
menerima takdir dengan lapang dada.
date: 2020-01-08
date_type: published
pages: 114
institution: UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA
department: FAKULTAS ADAB DAN ILMU BUDAYA
thesis_type: skripsi
thesis_name: other
citation:   Bustanil Ilmi Agustin, NIM.: 16110005  (2020) MA’NA AL HAYAH FI AL QISSAH AL QASIRAH “NASIB” LI TAUFIQ AL HAKIM (DIRASAH TAHLILIYYAH ADABIYYAH LI VIKTOR FRANKL.  Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.   
document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/51367/1/1.%2016110005_BAB%20I%2C_IV_DAFTAR%20PUSTAKA.pdf
document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/51367/2/2.%2016110005_BAB%20II_III.pdf