%0 Thesis %9 Skripsi %A Puji Rohmatun, NIM.: 06640032 %B FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI %D 2012 %F digilib:54956 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %K Karakterisasi Kromosom, Capsicum Frutescens, Varietas Hibrida Hijau Dan Varietas Hibrida Putih %P 61 %T PERBANDINGAN KARAKTER KROMOSOM CABAI RAWIT (Capsicum frutescens) ANTARA VARIETAS HIBRIDA HIJAU DAN VARIETAS HIBRIDA PUTIH %U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/54956/ %X Cabai rawit (Capsicum frutescens) merupakan jenis sayuran yang biasa dikonsumsi masyarakat, di antara varietas cabai rawit adalah varietas hibrida hijau dan varietas hibrida putih. Cabai rawit ini termasuk varietas unggul, oleh sebab itu permintaan bibit semakin meningkat. Bibit yang baik biasanya diperoleh dari hasil seleksi dalam program pemuliaan tanaman. Salah satunya dengan karakterisasi kromosom yang diharapkan mampu mengidentifikasi kromosom untuk penyempurnaan data dan pemilihan varietas bibit unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan karyotype antara cabai rawit varietas hibrida hijau dan varietas hibrida putih dengan metode squash (pencet). Hasil penelitian menunjukkan bahwa prometafase pada cabai rawit varietas hibrida hijau paling banyak terjadi pada pukul 10.30 WIB, sedangkan pada cabai rawit varietas hibrida putih pada pukul 11.00 WIB. Jumlah kromosom cabai rawit varietas hibrida hijau dan varietas hibrida putih sama yaitu 2n=24 yang terdiri dari 12 pasang kromosom, dengan bentuk metasentris dan submetasentris. Formula karyotype kromosom cabai rawit varietas hibrida hijau adalah 2n=2x=24=20sm+4m, sedangkan untuk cabai rawit varietas hibrida putih adalah 2n=2x=24=12sm+12m. Perbedaan bentuk kromosom antara kedua varietas tersebut adalah pada pasangan kromosom nomor 6, 9, 11 dan 12. Ukuran panjang absolut cabai rawit varietas hibrida hijau 2.542- 4.891μm, sedangkan untuk hibrida putih berkisar antara 1.439-3.488 μm. Nilai R, cabai rawit varietas hibrida hijau R= 1, 924 dan cabai rawit varietas hibrida putih R=2,423 dengan selisih nilai R=0,499 (R>0,25) sehingga dimungkinkan bahwa kedua varietas memiliki parental yang berbeda. %Z Pembimbing: Anti Damayanti, M. BioMol,.