%A NIM.: 05510051 Andri Febriansyah %O Pembimbing: Dr. Alim Roswantoro, S.Ag, M.Ag %T HUBUNGAN ISLAM DAN MODERNITAS DI INDONESIA DALAM PEMIKIRAN K.H. AHMAD DAHLAN %X Hubungan antara agama dengan kebudayaan merupakan sesuatu yang ambivalen. Agama (Islam) dan budaya mempunyai independensi masing-masing, tetapi keduanya memiliki wilayah yang tumpang-tindih. Di sisi lain, kenyataan tersebut tidak menghalangi kemungkinan manifestasi kehidupan beragama dalam bentuk budaya. Umat Islam di Indonesia dalam mengekpresikan keberagamaannya sangat erat dan identik sekali dengan budaya. Pada waktu itu, masyarakat Indonesia berada dalam kondisi terjajah, terbelakang, mundur, miskin, dan keberagamaan sebagian mereka cenderung mengidap penyakit TBC (Tahayul, Bid’ah, dan Churafat). K.H. Ahmad Dahlan adalah seorang pembaharu Islam yang bercita-cita dan beramal untuk menjadikan agama Islam sebagai agama yang membahagiakan umat. K.H. Ahmad Dahlan mencoba memahami realitas kehidupan umat Islam yang pada saat itu memerlukan pembaharuan dan pencerahan untuk kemudian ditransformasikan ke dalam realitas kehidupan para pemeluknya, agar umat Islam Indonesia tidak dalam keadaan serba terbelakang. Karena itu, harus ada gerakan transformasi sosial struktural dan kultural yang merupakan responsif kreatif atas realitas zaman yang dihadapi saat itu. Berangkat dari kegelisahan tersebut, sehingga penulis merumuskan dua masalah. Pertama, Bagaimana pengertian modernitas dalam masa K.H. Ahmad Dahlan, dan tantangannya terhadap pemurnian Islam dalam pemikiran K.H. Ahmad Dahlan. Kedua, Bagaimana hubungan Islam dan Modernitas di Indonesia dalam Pemikiran K.H. Ahmad Dahlan. Selanjutnya, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan basis pemikiran K.H. Ahmad Dahlan tentang Hubungan Islam dan Modernitas. Dengan harapan agar ditemukan basis pemikiran K.H. Ahmad Dahlan secara utuh dan dihasilkan sebuah karakteristik pamikiran dari tokoh K.H. Ahmad Dahlan. Skripsi ini merupakan penelitian pustaka (Library Reseach) yang mencoba mengupas tuntas tentang Hubungan Islam dan Modernitas Di Indonesia Dalam Pemikiran K.H. Ahmad Dahlan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif-analitik. Yang mana, nantinya akan dideskripsikan melalui bahasa penulis, dan dianalisis dari sisi sejarahnya dan dengan pendekatan filosofis untuk mendapatkan sesuatu yang valid dalam penelitian ini. Sudah barang tentu dalam analisis yang penulis gunakan untuk menganalisa tentang penelitian ini adalah analisis historis-filosofis. Seberapa jauh pengaruh pemikiran K.H. Ahmad Dahlan dalam kerangka berpikir yang di aktualisasikan terhadap realitas sosial pada waktu itu, dan dalam proses berpikir yang mendalam untuk mencari akar permasalahn. K..H. Ahmad Dahlan seorang sosok yang membangkitkan semangat untuk berjuang membangun suatu masyarakat yang utama dalam berbagai aspek kehidupan, baik ekonomi, pendidikan, kesehatan, kebudayaan, dan politik. K.H. Ahmad Dahlan berusaha mendobrak dan memerangi kemapanan tradisi yang sudah berurat akar dalam mayarakat Indonesia pada waktu itu. Dalam penelitian ini, penulis menemukan pemikiran K.H. Ahmad Dahlan yang cenderung ingin mengembalikan dan meluruskan umat Islam Indonesia dalam praktek beragama, dengan cara ‘purifikasi’ (pemurnian) dan kembali kepada ajaran yang benar (Al- Qur’an dan as-Sunah). Kemudian K.H. Ahmad Dahlan menganjurkan adanya sebuah ijtihad yang sangat strategis dalam membumikan konteks ruang dan waktu, dalam hal ini ialah ‘tajdid’ (pembaharuan). %K K.H. Ahmad Dahlan, Modernitas, Islam dan Budaya Lokal %D 2012 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %L digilib55067