relation: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/55092/ title: GAGASAN AL-USHULIYAH AL-ISLAMIYYAH HASSAN HANAFI creator: M. Mu’tashim Billah, NIM.: 0551002904 subject: Aqidah Filsafat subject: Islam dan Pemikiran description: Pertentangan antara kelompok Islam di satu sisi berhadapan dengan hegemoni dan dominasi Barat dan represifitas penguasa disisi lain memunculkan wacana Fundamentalisme Islam ( Islamic Fundamentalism ) yang secara umum dipahami sebagai gerakan radikal Islam yang lebih mengedepankan kekerasan dalam menjalankan ajarannya. Kelompok Islam melihat Barat dan penguasa tiran sebagai lawan dari Islam, demikian pula sebaliknya, Barat dan penguasa melihat kelompok Islam tersebut sebagai ancaman bagi kepentingan mereka. Sehingga Fundamentalisme Islam lebih memiliki pemahaman yang pejoratif dan negatif. Hassan Hanafi sebagai seorang pemikir Islam yang juga pernah aktif dalam organisasi Islam, yakni Ikhwanul Muslimin, merasa perlu memberikan perhatian terhadap fenomena tersebut, untuk itu Hanafi mengusulkan gagasan Al- Ushuliyyah al-Islamiyyah. Penulis melakukan penelitian ini untuk mengetahui, Pertama, apa gagasan al-Ushuliyyah al-Islamiyyah Hanafi tersebut. Kedua, mengetahui relevansi konsep al-Ushuliyyah al-Islamiyyah tersebut dengan kondisi umat Islam saat ini. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka yang dalam hal ini penulis menggunakan data primer, yakni buku yang berjudul al-Ushuliyyah al-Islamiyyah dalam rangkain proyek ad-Din Wa as-Sawrah fi Misr 1952-1981 dan data sekunder yang berkaitan dengan tema yang diangkat. Untuk itu, penulis menggunakan teori dialektika, yang merupakan salah satu metodologi pemikiran Hanafi sendiri, terhadap data yang telah penulis dapatkan, baik primer ataupun sekunder untuk kemudian mendeskripsikan gagasan Hanafi tersebut. Setelah mendeskripsikannya semaksimal mungkin, penulis kemudian melakukan analisa terhadap pemikiran Hanafi tersebut dengan menggunakan analisis-filosofis. Hasil penelitian diperoleh bahwa 1). Al-Ushuliyyah al-Islamiyyah adalah gagasan yang lahir dari pertentangan-pertentangan. Dalam hal ini, Pertama, kemunculan Fundamentalisme Islam sebagai tantangan terhadap hegemoni dan dominasi Barat yang masih terasa terhadap dunia Islam. Kedua, kemunculan Fundamentalisme Islam sebagai tantangan terhadap represifitas penguasa di berbagai Negara yang masih belum dirasakan memberikan keadilan pada massa rakyat, terutama umat Islam. Dari ketegangan tersebut diharapkan munculnya integrasi untuk dapat mensejajarkan Barat dengan bangsa-bangsa lain dan untuk mengembalikan umat Islam pada kebebasan dan kemerdekaannya. 2). Gagasan al-Ushuliyyah al-Islamiyyah Hanafi memiliki relevansi yang kuat dalam upaya mengembalikan kepercayaan diri umat Islam yang masih tertindas dan terbelakang hingga saat ini. Kepercayaan diri yang dimaksud bukan kepercayaan diri membabi buta yang justru akan memunculkan konservatisme, eksklusifisme dan radikalisme, akan tetapi kepercayaan diri untuk menghadapi realitas dengan tangan terbuka, menghadapi tantangan zaman dengan lapang dada dan berjiwa besar. Strategi pengembangan pergerakan Islam kontemporer dengan merangkul semua ideologi dan aliran sembari tetap setia pada tradisi tanpa harus menjadi konservatif sangat sesuai untuk diterapkan bagi kondisi umat Islam saat ini secara menyeluruh sekaligus memahami dengan sebenarnya tentang Islam sebagai Rahmat bagi alam semesta. date: 2012-07-17 type: Thesis type: NonPeerReviewed format: text language: id identifier: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/55092/1/BAB%20I%2C%20V%2C%20DAFTAR%20PUSTAKA.pdf format: text language: id identifier: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/55092/2/BAB%20II%2C%20III%2C%20IV.pdf identifier: M. Mu’tashim Billah, NIM.: 0551002904 (2012) GAGASAN AL-USHULIYAH AL-ISLAMIYYAH HASSAN HANAFI. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.