%0 Thesis %9 Skripsi %A Edy Nur Prabowo, NIM.: 05640005 %B FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI %D 2010 %F digilib:57062 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %K waduk; plankton; zooplankton; fitoplankton %P 101 %T STUDI KEANEKARAGAMAN PLANKTON SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS AIR DI PERAIRAN WADUK CENGKLIK BOYOLALI %U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/57062/ %X Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisikokimiawi Waduk Cengklik, densitas, indeks keanekaragaman plankton serta hubungan antara kondisi fisikokimiawi dengan indeks keanekaragaman plankton dan kualitas air Waduk Cengklik Boyolali dengan melihat indeks keanekaragaman plankton sebagai bioindikator. Penelitian ini merupakan penelitian survei yaitu penelitian dengan data empirik atau data lapangan yang diambil secara langsung. Data-data tersebut sangat dibutuhkan dalam setiap variabel yang diteliti, untuk selanjutnya dikaji dan diambil kesimpulan. Pengambilan sampel dilakukan pada 3 stasiun yang ditentukan secara purposive. Penelitian dilakukan dalam 2 tahap, meliputi penelitian di lapangan dan penelitian laboratorium. Penelitian lapangan dilakukan untuk pengambilan sampel plankton dan pengukuran beberapa parameter fisik-kimiawi perairan (kecerahan, suhu, kekeruhan, pH, dan DO meter). Penelitian laboratorium dilakukan untuk identifikasi plankton dan pengukuran BOD, Nitrat, dan Pospat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan parameter fisik-kimiawi, perairan Waduk Cengklik secara umum dalam kategori belum tercemar. Komposisi jenis plankton yang ditemukan di perairan Waduk Cengklik Boyolali sebanyak 33 jenis, terdiri dari lima filum yaitu 3 filum untuk fitoplankton dan 2 filum untuk zooplankton. Fitoplankton yang ditemukan dari filum Chyanophyta 2 jenis, filum Chlorophyta 7 jenis, filum Euglenophyta 2 jenis, sedangkan untuk zooplankton ditemukan dua filum yaitu filum Rotatoria 7 jenis dan filum Entomostraca 15 jenis. Densitas pada stasiun 1 yaitu 802.111, stasiun 2 yaitu 1.140.383, dan stasiun 989.661. Indeks keanekaragaman pada staiun 1 yaitu 1,6404, stasiun 2 sebesar 1,9361, dan stasiun 3 yaitu 1,2814. Sedangkan untuk frekuensi kehadiran stasiun 1 memiliki angka 66%, stasiun 2 71%, dan stasiun 3 49%. Hasil korelasi indeks keanekaragaman dengan faktor fisikokimiawi menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan indeks keanekaragaman. Indeks keanekaragaman menunjukkan bahwa kualitas air Waduk Cengklik termasuk dalam kategori tercemar ringan. %Z Pembimbing: Drs. Satino, M.Si