relation: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/61910/ title: MAKNA SIMBOLIK TRADISI ROKAT PANDHABA DALAM PANDANGAN MASYARAKAT LONGOS, SUMENEP, MADURA creator: Ali Faris, NIM.: 18105020041 subject: Islam dan Tradisi subject: Studi Agama Agama description: Rokat Pandhaba adalah upacara pembebasan seorang anak pandhaba dari nasib buruk yang akan menimpanya, serta menjauhkan dari segala bentuk marabahaya yang dapat mengganggu perjalanan hidupnya di dunia. Tradisi ini merupakan tradisi yang sudah dilestarikan secara turun-temurun oleh masyarakat Desa Longos, Gapura, Sumenep. Fokus dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana tradisi Rokat Pandhaba di Desa Longos, Gapura, Sumenep? (2) Bagaimana makna simbolik tradisi Rokat Pandhaba dalam pandangan masyarakat Desa Longos, Gapura, Sumenep? Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan dan mengetahui secara detail bagaimana proses pelaksanaan tradisi Rokat Pandhaba di Desa Longos, Gapura, Sumenep, (2) untuk mendeskripsikan dan mengetahui makna simbolik dari tradisi Rokat Pandhaba dalam pandangan masyarakat Desa Longos, Gapura, Sumenep. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif dengan metode dalam pengumpulan data dengan observasi/pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Kemudian hasil dari observasi dan wawancara dari lapangan yang merupakan bahan mentah dimodifikasi atau diolah dengan menyusun dalam bentuk uraian kemudian dipelajari dan ditelaah agar dapat memfokuskan dan berhubungan dengan judul dengan teori yang ditawarkan oleh Paul Thillich melalui empat ciri-ciri mendasar dari sebuah simbol: pertama, perbedaan simbol dan tanda. Kedua, Simbol yang sejati. Ketiga, simbol pembuka dimensi batiniah manusia, dan keempat, simbol dalam kemiripannya dengan mahluk hidup. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pertama, berbagai makna simbol-simbol yang terkandung dalam tradisi Rokat Pandhaba yang merupakan serangkaian prosesioanal dalam upaya pembebasan seorang anak Pandhaba dari roh jahat atau nasib buruk yang akan menimpanya dan mengganggunya selama hidup di dunia juga sebagai sarana yang dapat memperoleh maksud dan tujuan yang telah dicita-citakan selama hidup di dunia dan akhirat. Kedua, makna simbolik tradisi Rokat Pandhaba menurut pendekatan analisa teori Paul Thillich yaitu hasil penelitian juga menunjukkan deskripsi terkait makna dan sistem simbol yang memiliki relevansi dengan religiusitas masyarakat Desa Longos, Gapura, Sumenep dan tidak hanya terpaku pada dimensi teologis saja, melainkan religiusitas kaitannya dengan sosial dan budaya masyarakat Sumenep, baik itu simbol deskripsi terhadap kondisi dan pengalaman masyarakat Desa Longos Sumenep selama ini baik ajaran atau nilai-nilai ideal yang menjadi pandangan hidup masyarakat di Desa Longos. Selain itu tradisi Rokat Pandhaba juga merupakan simbol yang menggambarkan suatu bentuk sosial budaya masyarakat Desa Longos, Gapura, Sumenep. date: 2023-07-13 type: Thesis type: NonPeerReviewed format: text language: id identifier: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/61910/1/18105020041_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf format: text language: id identifier: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/61910/2/18105020041_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf identifier: Ali Faris, NIM.: 18105020041 (2023) MAKNA SIMBOLIK TRADISI ROKAT PANDHABA DALAM PANDANGAN MASYARAKAT LONGOS, SUMENEP, MADURA. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.