eprintid: 67295
rev_number: 8
eprint_status: archive
userid: 13169
dir: disk0/00/06/72/95
datestamp: 2024-09-27 06:41:36
lastmod: 2024-09-27 06:41:36
status_changed: 2024-09-27 06:41:36
type: thesis
metadata_visibility: show
contact_email: 198307072023212034@uin-suka.ac.id
creators_name: Ade Benih Nirwana, NIM.: 00110160
title: AL MAR'AH FI DUNYA RIWAYAH LI TAUFIQ AL HAKIM (Dirasah Jindiriyah)
ispublished: pub
subjects: cer_pen
divisions: jur_bsa
full_text_status: restricted
keywords: Cerpen; Gender; Ketidak adilan
note: Pembimbing: Drs. Taufiq Ahmad Dardiri, S.U
abstract: Apabila  kita    menyebut    kata  perempuan  makna  yang  terbayang  adalah  satu makhluk  yang  
halus,  lembut,  lemah  gemulai  dengan  wajah  yang  cantik.  Demikian menariknya  untuk  dimiliki 
 lawan  jenisnya  guna  memperpanjang  garis  keturunan. Karena keindahannya itu maka para para 
laid- laid menganggap bahwa mahkluk yang disebut perempuan cukup berdiam diri saja dirumah, 
mengurusi dapur dan mengurusi anak.








Isu  tentang   perempuan   talc  akan  pemah  hilang.   Dalam  masyarakat   masih banyak ditemui 
ketidakadilan yang menimpa kaum perempuan. Bahkan dalam bidang kesenian  (film  dan  
kesusasteraan),  posisi   perempuan   tampaknya   menampakkan ketertindasan yang begitu  mapan dan 
berkepanjangan. Paham  yang sulit dihilangkan adalah  terjadinya  hegemoni  laid-laid  terhadap  
perempuan.  Hampir  di  seluruh  karya sastra, baik yang dihasilkan oleh pengarang laid-laid  dan 
perempuan, dominasi  laid­ laid  selalu  lebih  kuat.  Figur  laid-laid  selalu  menjadi  autoriti  
sedang  perempuan menjadi  the  secont  sex, warga  kelas  dua dan  tersubordinasi. Hal  ini 
diperjelas  dan dipertegas  bahwa  perempuan  dimata  laki-laki  secara  umum  dan  dimata  
sastrawan pada khususnya sebagai objek. Ini telah membelenggu  hingga mendorong perempuan kesudut  
keterpurukan  nas;b  secara  laten  menjadi  terjajah.  Lagi-lagi  sastrawan  laki­ laki  pada  
umumnya sering  memanjakan  perempuan.  Karena  itu  jangan  heran  kalau laki-  laki sering 
menyekap  perempuan  pada  sebuah  aquarium  indah,  hanya sebagai pemandangan yang sedap clan 
sebagai panoramik belaka.
Hingga  saat  ini  penelitian  tentang  perempuan  cukup  menonjol,  hal  tersebut karena   adanya  
perbedaan     antara   laki-laki   clan   perempuan   banyak   menyimpan masalah, baik  dari 
subtansi kejadian maupun peran yang diemban dalam masyarakat. Perbedaan  anatomi  biologis diantara 
 keduanya sering menimbulkan  perbedaan  yang berkepanjangan.  Dengan   adanya   perbedaan   jenis  
 kelamin   secara   biologis   (sex) melahirkan  seperangkat  budaya.  Perbedaan  jender  
termanifestasikan dalam  berbagai bentuk, diantaranya subordinasi, diskriminasi, kekerasan, 
eksploitasi dan lain-lain.
Gender adalah pembagian peran manusia pada maskulinitas dan feminine yang didalamnya terkandung 
peran dan sifat yang diletakkan oleh masyarakat  kepada laki­ laik dan  perempuan  clan 
dikonstruksikan secara sosial  maupun  cultural, keagamaan, bahkan melalui kekuasaan negara.
Analisis   jender   digunakan   untuk   mengenali   adanya   ketidakadilan   dibalik
perbedaan relasi social laki-lald  clan permpuan, terutama pada ketidakadilan struktur dan sistem  
yang disebabkan  oleh  jender.  Analisis jender  merupakan  salah satu  dari sejumlah analisis 
sosial yang ada untuk memahami realita sosial.
Adapun  batasan  masalah  yang  ingin  dicapai  adalah  sejauhmana  ketidakadilan pada   tokoh   
perempuan   dalam   cerpen   tersebut   dan   sejauhmana   penggambaran sastrawan   laki-laki   
(Taufiq  al   Hakim)  menggambarkan   tokoh  perempuan  dalam cerpen ad Dunya Riwayah.
date: 2005-08-30
date_type: published
pages: 84
institution: UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA
department: FAKULTAS ADAB DAN ILMU BUDAYA
thesis_type: skripsi
thesis_name: other
citation:   Ade Benih Nirwana, NIM.: 00110160  (2005) AL MAR'AH FI DUNYA RIWAYAH LI TAUFIQ AL HAKIM (Dirasah Jindiriyah).  Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.   
document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/67295/1/00110160_BAB%20I_BAB%20PENUTUP%20dan%20DAFTAR%20PUSTAKA.pdf
document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/67295/2/00110160_BAB%20II%20sampai%20BAB%20III.pdf