eprintid: 68139
rev_number: 21
eprint_status: archive
userid: 13169
dir: disk0/00/06/81/39
datestamp: 2024-10-25 02:49:32
lastmod: 2024-10-25 02:49:32
status_changed: 2024-10-25 02:49:32
type: thesis
metadata_visibility: show
contact_email: 198307072023212034@uin-suka.ac.id
creators_name: Afifatuz Zakiyah, NIM.: 21200011067
title: PROSES PENERIMAAN DIRI PASIEN CUCI DARAH (STUDI KASUS PADA FARID DAN CICIH WARGA PANDEGLANG)
ispublished: pub
subjects: 158.3
divisions: bim_kon
full_text_status: restricted
keywords: Penerimaan diri; Pasien gagal ginjal; Cuci darah
note: Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Nurjannah, M.Si.
abstract: Penelitian ini menginvestigasi proses penerimaan diri pada dua pasien cuci darah, Farid dan Cicih, 
yang tinggal di Pandeglang. Penerimaan diri adalah aspek penting   dalam   kesejahteraan   
psikologis   individu   yang   menghadapi   kondisi kesehatan kronis seperti cuci darah. Penelitian 
ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif untuk mendalami pengalaman mereka dalam 
menghadapi kondisi kesehatan mereka dalam kehidupan sehari-hari.
Data    dikumpulkan    melalui    wawancara    mendalam,    observasi    dan dokumentasi  untuk  
mendapatkan  pemahaman  yang  holistik  tentang  tantangan, strategi  koping,  dan  dukungan  
sosial  dan  spiritual  yang  mereka  alami  selama perawatan cuci darah. Analisis data dilakukan 
dengan menggunakan pendekatan kualitatif,  dengan  fokus  pada  temuan  yang  muncul  dari  narasi  
dan  pengalaman mereka.
Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  proses  penerimaan  diri  dari  kedua partisipan  cenderung  
beragam.  Kedua  partisipan  mengalami  kelima  fase  yang dikemukakan  oleh  Kubler  Ross,  yaitu  
denial,  anger,  bargaining,  depression, acceptance.  Kelima  fase  tersebut  tidak  selalu  
bergerak  maju,  namun  terkadang bergerak mundur atau terjadi bersama fase yang lain.
Proses penerimaan diri Farid dan Cicih dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk dukungan sosial 
dari keluarga dan komunitas, aktivitas spiritual seperti doa dan meditasi yang membantu mereka 
menjaga keseimbangan emosional, serta kemampuan  mereka  untuk  mencari  makna  dalam  pengalaman  
hidup  mereka sebagai  pasien  cuci  darah.  Mereka  mengembangkan  ketahanan  emosional  yang kuat 
 dan  mampu  memandang  kondisi  kesehatan  mereka  sebagai  bagian  dari perjalanan spiritual yang 
lebih besar.
date: 2024-07-15
date_type: published
pages: 103
institution: UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA
department: PASCASARJANA
thesis_type: masters
thesis_name: other
citation:   Afifatuz Zakiyah, NIM.: 21200011067  (2024) PROSES PENERIMAAN DIRI PASIEN CUCI DARAH (STUDI KASUS PADA FARID DAN CICIH WARGA PANDEGLANG).  Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.   
document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/68139/1/21200011067_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf
document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/68139/2/21200011067_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf