%0 Thesis
%9 Skripsi
%A Jauhar Ali, NIM.: 02391470
%B FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM
%D 2006
%F digilib:70381
%I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA
%K permodalan; cash loans; perbankan syariah
%P 224
%T PENGARUH CASH LOANS DAN NON CASH LOANS TERHADAP AKTIVA TERTIMBANG MENURUT RESIKO (ATMR)
%U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/70381/
%X Dewasa ini, perkembangan perbankan nasional, khususnya perbankan syari'ah mengalami berbagai hambatan dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Salah satu sebab adalah kondisi perekonomian yang masih labil pasca krisis ekonomi pertengahan tahun 1997. Kendala yang muncul adalah regulasi kecukupan modal minimum Capital Adquacy Ratio (CAR) dalarn usaha perbankan berdampak langsung terhadap ekspansi perbankan. Pembatasan ruang gerak usaha perbankan dengan ketentuan kecukupan modal ini m.mdorong perbankan menempatkan aktiva produktif yang berbobot resiko lebih kecil dr.lam penghitungan Capital Adquacy Ratio (CAR). Proporsi aktiva produktif perbankan syari'ah yang berupa cash ioans (pembiayaan bagi hasil dan piutang) dan non­cash loans dalam portofolio berperan penting dalam memaksimalisasi keutungan.  Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan cash loans dan non cash­loan terhadap aktiva tertimbang menurut resiko (ATMR). ATMR merupakan pembagi total modal dari formulasi perhitungan Capital Adquacy Ratio (CAR). Oleh karena itu, ATMR menentukan besar nilai CAR dan berpengaruh langsung terhadap kecukupan modal yang ditetapkan otoritas moneter serta ekspansi kredit perbankan.   Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Ordinary Least Squares (OLS). Hasil estimasi menggunakan nominal tidak memberikan model yang baik, karena tidak lolos uji asumsi klasik dan mengalami s,1Jurios regressior,. Oleh karena itu hasil estimasi tersebut tidak dapat digunakan untuk menganalisis masalah dalam penelitiar ini. Hasil berbeda terjadi keti:ca menggunakan persamaan doublelog. Perubahan persamaan tersebut memberikan hasil yang lebih baik, dan dapat digunakan untuk menganalisi masalah.   Hasil model persamaan di atas menunjukkan dari ketiga variabel independen yang diuji yaitu, cash loans (pembiayaan bagi hasil dan piutang) dan non-cash loans hanya variabel pembiayaan yang tidak berpengaruh secara sigfikan dengan derajat signifikansi di bawah 5% yaitu 0.254 dengan koefis1en negatif -0,082. Secara simultan ketiga variabel tersebut berpellgaruh siginifikan dengan derajat signifikansi 0.000.   Berdasarkan estimasi tersebut, kesimpulan yang dip
%Z Drs. A.Yusuf hoiruddin, SE.,M.Si