@phdthesis{digilib74336, month = {January}, title = {PEMANFAATAN KULIT PISANG TANDUK (Musa paradisiaca) SEBAGAI EKSTRAK DALAM SEDIAAN SABUN KECANTIKAN KULIT DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDANNYA MENGGUNAKAN METODE DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil)}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM.: 21106030011 Muna Asyifa}, year = {2026}, note = {Khamidinal, S.Si., M.Si.}, keywords = {kulit pisang tanduk; antioksidan; DPPH; sabun kecantikan}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/74336/}, abstract = {Kulit pisang tanduk (Musa paradisiaca) merupakan limbah pertanian yang berpotensi sebagai sumber senyawa bioaktif antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak kulit pisang tanduk (Musa paradisiaca) menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) serta mengevaluasi pengaruh penambahannya terhadap karakteristik sabun kecantikan kulit. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan etanol 96\%. Ekstrak dilakukan pengujian skrining fitokimia menggunakan pereaksi warna. Kemudian ekstrak diuji aktivitas antioksidannya melalui pengukuran nilai \%inhibisi. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak kulit pisang tanduk mengandung senyawa alkaloid, flavonoid dan tanin. Hasil uji aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa ekstrak kulit pisang tanduk memiliki aktivitas antioksidan kategori sedang dengan nilai IC50 sebesar 246,19 {\ensuremath{\mu}}g/ml, lebih rendah dari vitamin C yang memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 4,68 {\ensuremath{\mu}}g/ml. Sabun kecantikan setelah penambah ekstrak kulit pisang tanduk kurang memenuhi karakteristik sabun kecantikan dengan parameter uji organoleptik, uji pH, uji tinggi busa dan uji kadar air.} }