TY - THES N1 - Dr. H. Sumedi, M.Ag. ID - digilib74954 UR - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/74954/ A1 - Arina Nur Sofiana, NIM.: 23204092007 Y1 - 2025/11/21/ N2 - Seiring dengan perkembangan sosial dan transformasi yang pesat, tantangan pembentukan generasi Qur?ani tidak hanya pada kuantitas penghafal Al-Qur?an, tetapi juga pada kualitas kader penghafal Al-Qur?an yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: pertama, perencanaan program Qur?an Learning Center (QLC) Yogyakarta dalam pembentukan kader penghafal Al-Qur?an. Kedua, pelaksanaan dan strategi pembentukan kader penghafal Al-Qur?an di QLC Yogyakarta. Ketiga, evaluasi dan hasil program pembentukan kader penghafal Al-Qur?an. Keempat, faktor pendukung dan penghambat manajemen program QLC Yogyakarta dalam mencapai tujuan pembentukan kader penghafal Al-Qur?an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus instrumental tunggal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi teknik dan sumber serta member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, perencanaan program QLC Yogyakarta disusun berdasarkan prinsip manajemen pendidikan Islam melalui analisis kebutuhan peserta, penyelarasan visi misi, dan kurikulum berjenjang. Kedua, pelaksanaan program berlangsung intensif dan terstruktur dengan integrasi tahsin, terjemah, tahfiz, murojaah, tadabbur, dan evaluasi harian, serta didukung strategi pembentukan kader penghafal Al-Qur?an yang menekankan penguatan bacaan dan hafalan Al-Qur?an, disiplin, kesiapan fisik, mental, ruhiyah, dan metode yadain li ta?f??il Qur?an. Ketiga, evaluasi dilakukan secara menyeluruh dan menunjukkan hasil berupa peningkatan kualitas bacaan, hafalan, dan karakter Qur?ani sesuai indikator kader penghafal Al-Qur?an yaitu al-mu??fa?ah (menjaga hafalan), al-mu??hadah (komitmen hidup dengan Al-Qur?an), dan al-mud?wamah (kontinuitas berinteraksi dengan Al-Qur?an). Keempat, faktor pendukung manajemen program yaitu didukung oleh kepemimpinan visioner, komitmen SDM, kurikulum terstruktur, dan fasilitas, namun masih menghadapi faktor penghambat berupa stigma sosial, keterbatasan pendanaan dan SDM, mutu yang belum optimal, serta tantangan internal peserta. Penelitian ini menegaskan bahwa manajemen program QLC Yogyakarta berkontribusi efektif dalam pembentukan kader penghafal Al-Qur?an yang tidak hanya unggul dalam hafalan Al-Qur?an, tetapi juga berkarakter Qur?ani, dengan model pembentukan kader penghafal Al-Qur?an yang dapat direplikasi di lembaga tahfiz lainnya. PB - UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA KW - program management; Qur?an Learning Center Yogyakarta; Qur?anic Memorizer Cadres. M1 - masters TI - MANAJEMEN PROGRAM QUR?AN LEARNING CENTER YOGYAKARTA DALAM PEMBENTUKAN KADER PENGHAFAL AL-QUR?AN AV - restricted EP - 291 ER -