%A NIM.: 23205012019 Zulfikar Azhar Muhibin %O Prof. Dr. Nurun Najwah,M.Ag. %T ANALISIS PEMAHAMAN HADIS TENTANG BATASAN TASYABBUH (MENYERUPAI LAWAN JENIS) MELALUI TEORI LIMIT MUHAMMAD SYAHRUR %X Pemahaman Tasyabbuh masih menjadi perdebatan dalam kajian Islam, termasuk di era modern, di mana peran dan ekspresi gender semakin beragam. Penelitian ini menghadirkan sebuah analisis pemahaman mengenai batasan Tasyabbuh melalui teori Muhammad Syahrur yang melibatkan konteks lawan jenis yakni penyerupaan laki-laki terhadap perempuan dan sebaliknya. Adapun pertanyaan penelitian ini mengenai bagaimana pembacaan hadis tentang Tasyabbuh (penyerupaan lawan jenis) dengan menggunakan teori limit Muhammad Syahrur dan Bagaimana fenomena Tasyabbuh (penyerupaan lawan jenis) terjadi dalam kalangan influencer indonesia di Media Sosial. Dengan demikian, penelitan ini akan menganalisis pemahaman hadis mengenai batasan batasan menyerupai lawan jenis, hal ini menjadi penting untuk dikaji agar mampu melihat sampai mana batasan-batasan untuk sampai dikatakan kepada aktivitas tasyabbuh, dengan memfokuskan terhadap pemahaman tindakan tasyabbuh, yakni penyerupaan atau imitasi terhadap penampilan, gaya, atau prilaku yang dikaitkan dengan lawan jenis yang berbeda. Penelitian yang dilakukan menggunakan kualitatif dengan berfokus kepada pendekatan kepustakaan (library research). Pada penelitian ini juga menggunakan pendekatan yang teori batas Muhammad Syahrur, dengan memilih satu diantara keenam kategori dalam menentukan suatu ketetapan, yaitu dengan merujuk kepada kategori yang ketiga mengenai batasan minimal dan maksimal bersamaan. Teori ini memiliki kesesuaian dalam mengkaji suatu teks, yaitu untuk melihat samapai mana batasan-batasan seseorang dalam beraktivitas, begitu juga dalam penelitian yang akan diteliti mengenai analisis batasan tasyabbuh dalam konteks lawan jenis ini, untuk melihat sebuah batasan, agar dalam beraktivitas tidak termasuk kedalam kategori tasyabbuh. Adapun tahahapannya meliputi Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep tasyabbuh menunjukan arti penyerupaan sesuatu, persamaan sifat dan juga warna. Kata tasyābahā berarti dua hal yang memiliki kemiripan yang sama antara satu dengan yang lainnya. tasyabbuh dapat diartikan sebagai seseorang yang beusaha untuk menirukan orang yang dia kagumi, baik secara penampilan, prilaku, ataupun sampai kepada menirukan berbagai macam sifatnya. Namun, melalui teori limit Muhammad Syahrur dalam meliat konsep tasybbuh memiliki batasan-batasan tertentu, yaitu membatasi dengan batasan minimal dan maksimal, batas minimal dari tasyabbuh ialah berupa tabiat seseorang dengan ketentuan tidak memanfaatkan ketabiatannya untuk keburukan, sedangkan batas maksimalnya apabila seseorang bukan atas tabiatnya, kemudian menyerupai lawan jenis dengan ketentuan penyerupaan tersbeut tidak bersifat permanen. %K Hadis, Tasyabbuh, Teori Limit, Muhammad Syahrur %D 2025 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %L digilib75006