%A NIM.: 21107020065 Adea Damar Arum Tejawati %O Ambar Sari Dewi, S.sos., M.si., Ph.D. %T STRATEGI PEMUDA DALAM MELESTARIKAN KEBUDAYAAN DI ERA MODERN STUDI KASUS PUJOKUSUMAN CREATIVE LAB %X Penelitian ini menganalisis mengenai strategi pemuda Pujokusuman Creative Lab (Pacala) dalam melestarikan kebudayaan di era modern di Kampung Pujokusuman, Kelurahan Keparakan, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta. Dilatarbelakangi oleh penurunan partisipasi dan kegiatan kepemudaan di wilayah urban khususnya di Kampung Pujokusuman. Perubahan gaya hidup dan pergeseran nilai-nilai budaya lokal mendorong inisiatif pemuda untuk membentuk wadah yang bersifat organik dengan menyesuaikan minat dan potensi pemuda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang dikembangkan Pacala untuk mendorong keterlibatan pemuda, serta bagaimana peran dan kontribusi aktor-aktor sosial dalam keberlanjutan gerakan komunitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Kriteria informan yang dibutuhkan pada topik penelitian ini yakni terlibat dalam Komunitas Pujokusuman Creative Lab setidaknya kurang lebih selama 2 tahun, memiliki kontribusi proyeksi dalam komunitas, dan memiliki pemahaman serta kepedulian terhadap upaya pelestarian budaya lokal di Kampung Pujokusuman. Penelitian ini menggunakan teori fungsionalisme struktural Talcott Parson melalui skema AGIL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pacala berfungsi sebagai wadah yang adaptif bagi pemuda untuk menyalurkan potensi dan memperkuat identitas budaya lokal. Melalui sinergi antar generasi serta kolaborasi dengan lembaga dan komunitas lain, Pacala menciptakann kohesi sosial dan menumbuhkan rasa solidaritas. Namun dukungan dari masyarakat dan pemerintah dinilai masih terbatas dalam menyediakan fasilitas dan penunjang kegiatan komunitas. %K Budaya Lokal, Fungsionalisme Struktural, Komunitas, Partisipasi, Pemuda %D 2025 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %L digilib75013