relation: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75052/ title: KREDIBILITAS PENYEBAR INFORMASI DALAM QS. AL-HUJURAT [49]: 6 (Studi Analisis Ma‘na cum Maghza) creator: M. Zia Al-Ayyubi, NIM.: 19205010019 subject: 297.122 Quran, Al-Qur'an, Alquran description: Sejauh ini, riset tentang kredibilitas penyebar informasi dalam tradisi Islam cenderung berada di wilayah studi hadis, yang biasa disebut ilmu al-jarh} wa al-ta‘dil. bukan pada wilayah studi tafsir. Meskipun mufassir terdahulu seperti Ibn Katsir dan lain-lain yang sudah memberikan sebutan penilaian terhadap penyebar informasi yang tidak benar dengan sebutan fasiq yang disebut dalam QS. Al-Hujurat [49]: 6. Uraian terhadap ayat tersebut seringkali dijelaskan tentang bagaimana sikap yang seharusnya dilakukan ketika seseorang membawa sebuah informasi, dan sering juga dikaitkan dengan fenomena hoaks berdasarkan sebab kronologis ketika ayat tersebut diwahyukan. Padahal jika ditelisik lebih dalam dengan menggunakan analisis ma‘na cum maghza akan mendapatkan perkembangan makna dari ayat tersebut. Berangkat dari kegelisahan dan problem tersebut, tesis ini fokus pada tiga pertanyaan yang diajukan. Pertama, bagaimana penafsiran para mufasir terhadap penyebar informasi dalam QS. Al-H}ujura>t [49]: 6 Kedua, bagaimana interpretasi QS. Al-H}ujura>t [49]: 6 jika menggunakan interpretasi ma‘na> cum maghza>. Dari kedua rumusan masalah ini akan disajikan pembahasannya dimulai dari pendahuluan, hingga penutup. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka (library research), dengan model studi penafsiran tematik ayat. Adapun metode yang digunakan dalam riset ini menggunakan metode deskriptif-analitis, yakni mendeskripsikan secara umum penjelasan tentang informasi dan kredibilitas penyebar informasi, mendeskripsikan penafsiran-penafsiran QS. Al-Hujurat [49]: 6, dan kemudian dilanjutkan menganalisis QS. Al-Hujurat [49]: 6 dengan menggunakan teori ma’na cum maghza yang ditawarkan oleh Sahiron. Hasil penelitian ini yang pertama adalah penafsiran para mufasir QS. Al-Hujurat [49]: 6 dari periode ke periode sifatnya cenderung konsisten, yakni perlunya tabayun atas berita atau informasi yang dibawa oleh orang fasik. Adapun penafsiran dengan mengambil nilai universal ayat ini menjadi pembeda dengan periode-periode sebelumnya. Kedua, penafsiran dengan menggunakan ma‘na> cum maghza pada QS. Al-Hujurat [49]: 6 menghasilkan signifikansi historis ayat, yakni secara implisit menginformasikan dan menginstruksikan bagaimana sikap penerima informasi ketika mendapatkan suatu informasi tertentu, dan juga agar tidak menyakiti seseorang dalam suatu proses interaksi. Sedangkan signifikansi dinamisnya, kata fasik pada ayat tersebut memiliki makna dosa, di mana manusia biasa tidak akan luput dari potensi mengerjakan hal tersebut. Selain itu dari sisi penggunaan pemasangan kata-kata pada ayatnya, jika dicermati lebih seksama, penggunaan pemasangan kata fasiq pada ayat tersebut yang dipasangkan dengan kata dengan ya ayyuha al-lazina amanu bukan dengan ya> ayyuha al-nasu. Mukhatab seakan diberi isyarat bahwa orang fasik itu tingkatannya berada di bawah kualitas orang yang beriman. date: 2021-08-16 type: Thesis type: NonPeerReviewed format: text language: id identifier: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75052/1/19205010019_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf format: text language: id identifier: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75052/2/19205010019_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf identifier: M. Zia Al-Ayyubi, NIM.: 19205010019 (2021) KREDIBILITAS PENYEBAR INFORMASI DALAM QS. AL-HUJURAT [49]: 6 (Studi Analisis Ma‘na cum Maghza). Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.