%A NIM.: 20101010015 Fauqi Midadun Ni'am %O Nurul Leyly Racmawati, Lc M.Hum. %T AL ADAB AL LUGHAWY FI QISSATY AL ATFAL TAHIR WA NADIYYAH LI AMIN SALAMAH WA AL MALIK AL NAJAR AL KAMAL AL KAILANI: DIRASAH TADAWULIYYAH %X Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan penerapan prinsip kesantunan berbahasa dalam dua karya sastra anak, yaitu "Ṭāhir wa Nādiah" karya Amin Salāmah dan "Al-Maliku An-Najjāru" karya Kāmil Kailāni. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini berhasil mengklasifikasikan tuturan tokoh dalam kedua cerita tersebut sesuai dengan prinsip kesantunan berbahasa Leech, yang mencakup maksim-maksim yaitu maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim kerendahan hati, maksim kesepakatan dan maksim simpati. Dalam kedua cerita anak "Ṭāhir wa Nādiah" dan "Al-Maliku An-Najjāru", strategi kesantunan berbahasa yang diterapkan oleh karakter-karakter utama sering kali melibatkan perdebatan dan konflik. Ini menunjukkan bagaimana prinsip-prinsip kesantunan berbahasa tidak hanya berfungsi untuk menjaga harmoni dalam komunikasi tetapi juga untuk mengatasi konflik dan perbedaan pendapat dalam situasi yang penuh tekanan. Pematuhan terhadap prinsip-prinsip ini terlihat dalam interaksi antar tokoh yang menunjukkan rasa hormat dan perhatian satu sama lain, yang merupakan elemen penting dalam kesantunan berbahasa. Namun, penelitian ini juga menemukan adanya pelanggaran terhadap prinsip kesantunan berbahasa dalam beberapa dialog. Pelanggaran terhadap prinsip-prinsip tersebut dapat muncul dalam situasi yang melibatkan tekanan emosional atau konflik. Pentingnya pemahaman dan penerapan prinsip-prinsip ini dalam berbagai konteks komunikasi, terutama dalam situasi yang penuh konflik atau ketidakpastian, menjadi sangat jelas. %K Kesantunan Berbahasa, Cerita Anak, Pragmatik %D 2024 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %L digilib75055