eprintid: 75058 rev_number: 10 eprint_status: archive userid: 12460 dir: disk0/00/07/50/58 datestamp: 2026-01-19 01:00:54 lastmod: 2026-01-19 01:00:54 status_changed: 2026-01-19 01:00:54 type: thesis metadata_visibility: show contact_email: muh.khabib@uin-suka.ac.id creators_name: Putri Afni Khairunnisa, NIM.: 20101010042 title: AL QIYADAH WA AL QUWWAH FI AL RIWAYAH AL ZAINI BARAKAT LI JAMAL AL GHITANI : DIRASAH TAHLILIYYAH IJTIMAIYYAH ADABIYYAH LI IAN WATT ispublished: pub subjects: 892.7 divisions: jur_bsa full_text_status: restricted keywords: Novel Zayni Barakat, Jamal Al-Ghitani, Konteks Sosial Pengarang note: Prof. Dr. Bermawy Munthe, M.A. abstract: Penelitian ini berjudul Al-Qiyadatu wa Al-Quwwatu fi Ar-riwayah Az-Zayni Barakat li Jamal Al-Ghittani (Dirasah Tahliliyah Ijtima`iyyah Adabiyyah li Ian Watt). Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis kekuasaan dan kepemimpinan dalam novel Zayni Barakat karya Jamal Al-Ghitani berdasarkan teori sosiologi sastra Ian Watt. Novel Zayni Barakat menggambarkan kondisi Mesir pada awal abad ke-16, dimana terjadi transisi dari dinasti Mamluk ke Dinasti Utsmaniyyah. Hal tersebut menimbulkan perubahan sosial yang berdampak pada masyarakat. Pada masa tersebut, kepemimpinan dan kekuasaan digambarkan dengan kondisi yang tidak kondusif dan ditandai dengan adanya korupsi, sistem pengawasan ketat, penindasan, hingga kondisi masyarakat penuh dengan kegelisahan dan ketidakpastian. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori sosiologi sastra Ian Watt. Menurut Ian Watt, terdapat tiga aspek penting dalam novel, yaitu The social context of the writer (konteks sosial pengarang), Literature as a reflection of society (Sastra sebagai cerminan masyarakat), dan Social function of literature (fungsi sosial sastra). Melalui teori Ian Watt tersebut, peneliti dapat menganalisis kondisi kepemimpinan dan kekuasaan pada masa transisi yang tidak hanya dalam konteks sejarah Mamluk, namun juga sebagai cerminan dan kritik atas situasi politik Kairo saat novel ini ditulis sekitar tahun 1960 hingga 1970. Pada masa tersebut juga terjadi transisi dari sistem pemerintahan monarki ke republik, sehingga menimbulkan perubahan sosial di tengah masyarakat. Setelah melakukan penelitian berdasarkan teori sosiologi sastra Ian Watt, maka peneliti mendapatkan hasil yang merupakan kesimpulan dari penelitian ini, yaitu: Pertama, Konteks sosial pengarang novel Zayni Barakat mencerminkan kepemimpinan dan kekuasaan yang cenderung otoriter pada masa ketika novel tersebut ditulis oleh Jamal Al-Ghitani. Sebagai koresponden perang dan jurnalis, Jamal Al-Ghitani mampu mencerminkan masalah-masalah yang terjadi pada pemerintahan saat itu, seperti pergolakan politik, korupsi, dan penindasan. Kedua, novel ini mencerminkan masyarakat melalui beberapa aspek secara rinci. Al-Ghitani menggambarkan situasi masyarakat Kairo yang penuh ketegangan dan kebingungan akibat konflik yang terjadi pada masa transisi tersebut. Ketiga, Nilai sastra berkaitan erat dengan nilai sosial yang memiliki fungsi lain bagi pembaca. Fungsi novel Zayni Barakat tidak hanya sebagai media hiburan bagi pembaca, namun juga sebagai kritik sosial dan pendalaman sejarah bagi pembaca. date: 2024-12-13 date_type: published pages: 95 institution: UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA department: FAKULTAS ADAB DAN ILMU BUDAYA thesis_type: skripsi thesis_name: other citation: Putri Afni Khairunnisa, NIM.: 20101010042 (2024) AL QIYADAH WA AL QUWWAH FI AL RIWAYAH AL ZAINI BARAKAT LI JAMAL AL GHITANI : DIRASAH TAHLILIYYAH IJTIMAIYYAH ADABIYYAH LI IAN WATT. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75058/1/20101010042_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA-1.pdf document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75058/2/20101010042_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf