@phdthesis{digilib75076, month = {December}, title = {GERAKAN TURKI MUDA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMERINTAHAN TURKI UTSMANI (1889-1924 M)}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM.: 20101020028 Alifah Faniatun Amanah}, year = {2024}, note = {Prof. Dr. Muhammad Wildan, M.A.}, keywords = {Gerakan Sosial, Modernisasi Masyarakat, Pemerintahan Turki Utsmani}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75076/}, abstract = {Penelitian ini mengkaji dampak gerakan Turki Muda terhadap pemerintahan Turki Utsmani antara 1889 M-1924 M. Gerakan ini muncul sebagai respons terhadap kondisi politik dan sosial yang memburuk di kekhalifahan, dengan tujuan menggulingkan pemerintahan absolut sultan dan menciptakan pemerintahan konstitusional. Turki Muda menjadi salah satu titik balik dalam sejarah Turki yang mendorong reformasi di berbagai bidang, termasuk sosial, politik, dan keagamaan. Penelitian ini menarik untuk dikaji karena transformasi gerakan Turki Muda berdampak signifikan pada perubahan sistem yang telah berumur panjang, yakni mengubah Turki Utsmani dari monarki absolut menjadi lebih demokratis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak gerakan Turki Muda dalam aspek politik serta sosial-budaya. Pendekatan yang digunakan adalah sosiologi politik dengan konsep gerakan sosial dan teori peluang politik untuk menjelaskan Turki Muda sebagai gerakan sosial yang memiliki aspek politik berhasil menciptakan jaringan solidaritas dan memanfaatkan situasi politik dan sosial untuk memperjuangkan tujuan mereka. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode penelitian sejarah melalui empat tahapan, yaitu heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi, serta menggunakan teknik pengumpulan data studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan Turki Muda mendorong adanya restorasi Konstitusi 1876 yang menjadi landasan bagi sistem pemerintahan lebih demokratis. Keterlibatan Turki Utsmani dalam Perang Dunia I menandai partisipasi aktif negara dalam konflik global yang berimplikasi pada perubahan politik pasca perang, termasuk kehilangan sebagian besar wilayah kekuasaan dan penghapusan sistem kekhalifahan. Secara sosial, gerakan ini berkontribusi pada pembentukan identitas nasional yang lebih kuat di kalangan masyarakat seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya nasionalisme. Emansipasi perempuan juga menjadi salah satu hasil gerakan ini dengan adanya upaya untuk meningkatkan pendidikan dan hak-hak perempuan dalam masyarakat. Dengan demikian, gerakan Turki Muda sangat berpengaruh terhadap pembentukan negara Turki modern.} }