%0 Thesis %9 Skripsi %A Siti Fahimatul Nurul Ilma, NIM.: 20101020091 %B FAKULTAS ADAB DAN ILMU BUDAYA %D 2024 %F digilib:75089 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %K Egyptian Feminist Union (EFU), Gerakan Perempuan Mesir, Kesetaraan Gender %P 109 %T MEMBANGUN KESETARAAN: DAMPAK GERAKAN EGYPTIAN FEMINIST UNION (EFU) TERHADAP PEREMPUAN DI MESIR TAHUN 1923-1956 M %U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75089/ %X Egyptian Feminist Union (EFU) merupakan organisasi yang lahir pada 16 Maret 1923 M. Organisasi ini pertama kali dibuat oleh Huda Sya’rawi, seorang aktivis reformis perempuan muslim yang berasal dari Mesir. Organisasi EFU didirikan sebagai bentuk perlawanan atas ketidakadilan, subordinasi dan diskriminasi yang menimpa perempuan Mesir baik dalam ruang privasi maupun publik yang meliputi sektor sosial, politik, dan pendidikan. Pergerakan EFU mampu menjadikan Mesir sebagai tempat lahirnya feminis muslim revolusioner. Gerakan EFU menarik untuk dikaji, karena selain menjadi simbol kemajuan dan keberanian berpikir perempuan yang tertuang dalam bentuk gerakan, EFU menjadi media perlawanan bagi perempuan Mesir untuk memperjuangkan kesetaraan dan melawan praktik patriarki pribumi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak gerakan EFU terhadap perempuan di Mesir. Beberapa pokok permasalahan penelitian ini diantaranya, apa yang melatarbelakangi berdirinya organisasi EFU di Mesir, bagaimana bentuk gerakan EFU dan bagaimana dampak gerakan EFU terhadap perempuan Mesir. Adapun pendekatan yang digunakan yakni, pendekatan sosiologis. Pendekatan sosiologis digunakan untuk memahami dampak gerakan EFU terhadap perubahan masyarakat perempuan Mesir. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori gerakan sosial David A. Locher dengan konsep aktivitas sosial untuk menjelaskan aktivitas gerakan sosial organisasi EFU. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah yang meliputi heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil dari penelitian ini adalah: EFU sebagai gerakan perempuan terbesar di Mesir memegang posisi yang cukup krusial dalam memperjuangkan kehidupan dan kesetaraan masyarakat perempuan di Mesir pada tahun 1923-1956 M. Dampak dari adanya gerakan EFU mencakup di beberapa bidang yaitu, bidang sosial, pendidikan, dan politik. Pada bidang sosial, EFU berhasil meningkatkan kesadaran akan status perempuan dan secara bersamaan saling berkomitmen untuk mencapai hak-hak perempuan di dalam kehidupan masyarakat Mesir. Pada bidang pendidikan, EFU berhasil mengupayakan pendirian sekolah-sekolah negeri bagi perempuan dan mendorong akses perempuan ke universitas dan lembaga-lembaga yang lebih tinggi. Sehingga perempuan mulai memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan mendapatkan pendidikan. Pada bidang politik, EFU mengupayakan agar perempuan mendapatkan hak kewarganegaraan secara penuh dengan memperjuangkan hak pilih bagi perempuan. Setelah perjuangan panjang, pada tahun 1956 M perempuan Mesir akhirnya berhasil mendapatkan hak suara mereka untuk pertama kali. %Z Fatiyah, S.Hum., M.A.