TY - THES N1 - Prof. Dr. Sutrisno, M.Ag. dan Co-Promotor Bapak Sibawaihi, M.Ag., M.A.,Ph.D.. ID - digilib75122 UR - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75122/ A1 - Endang Sumiati, NIM.: 21304011007 Y1 - 2025/11/11/ N2 - Transformasi PTKIN di Indonesia merupakan strategi untuk meningkatkan kualitas, relevansi, dan daya saing dalam menghadapi tantangan global. Azyumardi Azra menekankan pentingnya inklusivitas, adaptabilitas, serta keseimbangan antara nilai Islam dan tuntutan akademik modern. Tantangan utama meliputi reformasi manajemen, akreditasi, dan kerja sama internasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis latar belakang, urgensi, proses, dan penguatan pelembagaan transformasi PTKIN menurut Azyumardi Azra. Proses transformasi ini dianalisis dengan teori perubahan sosial Kurt Lewin (unfreezing, changing, refreezing). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi tokoh dan metode analisis kritis untuk menelaah kontribusi Azra dalam transformasi kelembagaan PTKIN. Data utama diperoleh dari karya-karya Azra, sedangkan data pendukung diperoleh dari wawancara dengan akademisi serta dokumen-dokumen lain yang relevan. Teknik pengumpulan data meliputi analisis dokumen dan wawancara mendalam, yang kemudian dianalisis melalui tiga tahapan yaitu kondensasi data, display data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, transformasi kelembagaan PTKIN menurut Azyumardi Azra melalui tahap unfreezing dilatarbelakangi oleh kondisi stagnasi dalam menghadapi tantangan global, kuatnya tradisi akademik lama, resistensi terhadap modernisasi, serta urgensi peningkatan kualitas tata kelola agar lebih progresif dan adaptif. Transformasi ini juga dilatarbelakangi oleh tuntutan era digital dan Revolusi Industri 4.0, serta perlunya kepemimpinan akademik yang visioner untuk menjamin keberlanjutan perubahan. Kedua, proses transformasi menurut Azyumardi Azra berjalan melalui modernisasi pendidikan Islam, integrasi kurikulum lintas disiplin, penguatan otonomi kelembagaan, dan strategi menghadapi resistensi internal. Proses perubahan tersebut selaras dengan tahap changing-moving dalam teori perubahan sosial Kurt Lewin. Ketiga, penguatan pelembagaan transformasi PTKIN melalui tahap refreezing diwujudkan dengan internalisasi budaya akademik berbasis riset dan inovasi, integrasi ilmu keislaman dengan ilmu modern, serta penguatan jejaring internasional. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat teori transformasi kelembagaan PTKIN dengan mengintegrasikan pemikiran Azyumardi Azra dan teori Manajemen Perubahan Kurt Lewin. Transformasi merupakan dinamika yang mencakup perubahan paradigma, penguatan kapasitas, dan pelembagaan budaya baru. Penelitian ini menawarkan strategi reformasi tata kelola, integrasi ilmu agama dan sains, serta internasionalisasi PTKIN dalam menghadapi era digital dan Revolusi Industri 4.0. Transformasi tidak berhenti pada perubahan nomenklatur, tetapi benar-benar melahirkan institusi Islam yang modern, inklusif, dan berdaya saing global. PB - UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA KW - Ayzumardi Azra; transformasi; PTKIN; Kurt Lewin M1 - doctoral TI - TRANSFORMASI PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM NEGERI MENURUT AZYUMARDI AZRA AV - restricted EP - 356 ER -