@phdthesis{digilib75154, month = {October}, title = {PENGEMBANGAN PLATFORM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS BAHASA ARAB (MAHARAH ALKITABAH) BERBASIS DIGITAL MENGGUNAKAN CHAT GPT}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM.: 19300016004 Ahmad Zubaidi}, year = {2025}, note = {Prof. Dr. Abdul Munip, M.Ag., dan Dr. Sembodo Ardi Widodo, M.Ag.}, keywords = {Maharah al-kit{\=a}bah; ChatGPT; Prompt; aplikasi analisis; Sintak Pembelajaran Menulis}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75154/}, abstract = {Kemampuan menulis bahasa Arab (maharah al-kit{\=a}bah) merupakan keterampilan kompleks yang menuntut penguasaan morfologi, sintaksis, dan kosakata secara tepat. Kesulitan ini semakin nyata pada mahasiswa tanpa latar belakang bahasa Arab, sementara tuntutan penguasaan datang dalam waktu singkat. Penelitian ini mengembangkan model pembelajaran berbasis digital menggunakan ChatGPT untuk level insh{\=a}? muwajjah sesuai kerangka CEFR dan IMTA?, yang memadukan teknologi dengan strategi pedagogis terstruktur. Metode penelitian ini menggunakan research and development melalui validasi ahli, uji coba lapangan, dan analisis kelayakan. Instrumen divalidasi menggunakan exploratory factor analysis dan confirmatory factor analysis. Subjek penelitian meliputi ahli desain platform, ahli AI, ahli pembelajaran bahasa Arab, dan 64 mahasiswa PAI UII. Analisis dilakukan secara deskriptif-kuantitatif, perbandingan hasil belajar, dan persentase kelayakan. Kebaruan penelitian ini terletak pada perumusan sintak pembelajaran menulis bahasa Arab berbasis AI yang mengintegrasikan Tridimensia Human?AI Collaboration, Segitiga Relasi antara tujuan? proses?evaluasi, dan Spiral Pembelajaran generate?evaluate?revise? reflect. Sintak ini memanfaatkan ChatGPT sebagai generator teks Sarf.One sebagai analisis morfologi?leksikal, dan intervensi dosen sebagai pengarah dan validator. Pendekatan ini belum ditemukan dalam kajian sebelumnya yang umumnya memisahkan peran AI dan manusia tanpa model interaksi yang sistematis. Hasil uji kelayakan dalam penelitian ini menunjukkan skor 90\% (sangat layak). Evaluasi mengungkap kelemahan AI pada morfologi, i?r{\=a}b, pilihan sinonim, nuansa semantik, dan penerjemahan kultural, sehingga menegaskan pentingnya humanisasi pembelajaran. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model pedagogis berbasis teknologi yang memosisikan AI secara kritis dalam pembelajaran bahasa Arab, sekaligus memperkuat fondasi teoretis dan aplikatif pendidikan bahasa di era digital.} }