@mastersthesis{digilib75163, month = {July}, title = {RESILIENSI SANTRI REMAJA DI PESANTREN NURUL UMMAH PUTRI KOTAGEDE YOGYAKARTA}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM.: 22200011100 Nabila Ayu Ningrum}, year = {2025}, note = {Prof. Dr. H. Sriharini, S.Ag., M.Si.}, keywords = {Resiliensi Diri, Santri, Remaja}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75163/}, abstract = {Memasuki kehidupan di pesantren bukan hal yang mudah untuk santri baru. Proses penyesuaian diri dalam bertahan di pesantren tidak lepas dengan berbagai macam kesulitan. Terlebih lagi jika santri tersebut memiliki peran ganda yaitu sebagai santri yang mengaji di pesantren dan siswa yang menuntut ilmu di sekolah. Seorang santri dituntut untuk selalu produktif dengan padatnya kegiatan, tanggung jawab tersebut tentu persoalan baru yang tidak mudah untuk dihadapi oleh santri baru. Mereka harus memiliki semangat dan tekad yang kuat dalam menghadapi hal-hal tersebut. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman-pengalaman santri baru, khususnya santri putri remaja serta mengetahui kemampuan resiliensi diri mereka dalam menghadapi kesulitan yang mereka hadapi di tahun pertama di pesantren dan faktor-faktor pendukungnya. Metode penulisan yang digunakan adalah metode penulisan kualitatif dengan jenis field research (penulisan lapangan). Pendekatan penulisannya adalah studi kasus di PP. Nurul Ummah Putri Yogyakarta. Informan penulisan dalam penulisan ini berjumlah empat orang, sedangkan informannya berjumlah empat orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penulisan ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun proses analisisnya menggunakan tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian, dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu menjadi teknik keabsahan data dalam penulisan ini. Penulisan ini menemukan tentang gambaran pengalaman kehidupan santri baru khususnya remaja putri di PP. Nurul Ummah Putri, mulai dari latar belakang mereka memasuki pesantren, kesulitan yang mereka hadapi dan upaya-upaya yang mereka lakukan untuk menghadapi kesulitan tersebut. Santri putri remaja secara global memiliki kemampuan resiliensi diri, pertama self-efficacy. Kemampuan ini menunjukkan bahwa santri putri remaja mampu menghadapi masalah. Kedua, active coping. Kemampuan ini menunjukkan bahwa santri putri mampu mengatasi kesulitan yang mereka hadapi. Faktor pendukung terbentuknya resiliensi diri santri putri remaja terbagi menjadi dua bagian, yaitu internal dan eksternal. Faktor internal mencakup menjaga kelurusan niat dan tekad, serta optimisme yang ada pada diri mereka. Sedangkan faktor eksternal meliputi dukungan dari orang tua. Kata Kunci: Resiliensi Diri, Santri, Remaja} }