TY - THES N1 - Prof. Dr. H. Zuhri, S.Ag. M.Ag. ID - digilib75175 UR - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75175/ A1 - Fuji Gilang Rahmatullah, NIM.: 22105010042 Y1 - 2025/12/08/ N2 - Penelitian ini mengkaji simbolisme hijab dalam Misykat al-Anwar karya Abu Hamid al-Ghazali dengan pendekatan semiotika Roland Barthes. Selama ini, kajian akademik lebih menekankan simbol cahaya, sementara hijab cenderung diposisikan sebagai elemen sekunder atau bahkan dipertanyakan otentisitasnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa hijab justru berfungsi sebagai kategori epistemologis penting dalam struktur pemikiran al-Ghazali. Dengan menggunakan kerangka Barthes yakni denotasi, konotasi, dan mitos. Hijab dianalisis sebagai sistem tanda berlapis yang menghubungkan dimensi spiritual, epistemologis, dan kosmologis. Pada tataran denotatif, hijab bermakna tabir atau penghalang. Pada tingkat konotatif, hijab merepresentasikan keterbatasan akal dan kondisi batin yang menghalangi manusia dari penyaksian Ilahi. Sementara pada tingkat mitos, hijab membentuk narasi teologis bahwa perjalanan menuju kebenaran menuntut penyingkapan tabir secara bertahap. Untuk memperdalam analisis epistemologis, penelitian ini memanfaatkan konsep hambatan epistemologis dari Gaston Bachelard. Hijab dipahami bukan sebagai penghalang mutlak, tetapi sebagai mekanisme pedagogis yang justru memungkinkan pemurnian kesadaran. Integrasi kedua teori ini memperlihatkan bahwa simbolisme hijab dalam Misykat al-Anwar mengandung struktur makna yang dinamis, yang menempatkan keterbatasan sebagai bagian inheren dari proses mengenal Tuhan. Penelitian ini menunjukkan bahwa hijab merupakan elemen sentral dalam epistemologi sufistik al-Ghazali, bukan hanya sebagai metafora spiritual, tetapi sebagai struktur pengetahuan yang mengatur proses penyingkapan dan ketersembunyian cahaya Ilahi. Dalam Misykat al-Anwar, hijab tampil sebagai simbol yang dinamis dan terus diproduksi ulang melalui interaksi antara pengalaman ruhani, refleksi filosofis, dan konstruksi makna. Dengan menggabungkan perspektif tasawuf al-Ghazali dan semiotika Roland Barthes, penelitian ini mengungkap bahwa hijab berfungsi sebagai tanda berlapis yang beroperasi pada tingkat denotasi, konotasi, hingga pembentukan mitos epistemologis. Temuan ini menawarkan kontribusi bagi kajian interdisipliner filsafat Islam, tasawuf, dan teori semiotika, serta menegaskan bahwa simbol hijab dapat menjadi perangkat analitis untuk memahami dinamika makna dalam tradisi intelektual Islam. Kata kunci: Al-Ghazali, Misykat al-Anwar, hijab, semiotika Roland Barthes, epistemologi, simbolisme sufistik. PB - UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA KW - Al-Ghazali KW - Misykat al-Anwar KW - hijab KW - semiotika Roland Barthes KW - epistemologi KW - simbolisme sufistik. M1 - skripsi TI - SIMBOLISME HIJAB DALAM MISYKAT AL-ANWAR KARYA ABU HAMID AL-GHAZALI (W. 1111 M) ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES AV - restricted EP - 120 ER -