eprintid: 75271 rev_number: 18 eprint_status: archive userid: 12460 dir: disk0/00/07/52/71 datestamp: 2026-01-22 06:42:41 lastmod: 2026-01-22 07:52:07 status_changed: 2026-01-22 06:42:41 type: thesis metadata_visibility: show contact_email: muh.khabib@uin-suka.ac.id creators_name: Dio Ferdian Saputra, NIM.: 22105040083 title: HIPERREALITAS KESALEHAN KREATOR MUSLIMAH DI TIKTOK DALAM KONTEN DAILY VLOG ispublished: pub subjects: 306.6 divisions: jur_soa full_text_status: restricted keywords: Kesalehan Digital, Daily Vlog TikTok, Representasi Keagamaan note: Nur Afni Khafsoh, M. Sos. abstract: TikTok sudah menjadi media baru bagi muslim dan muslimah dalam mengekspresikan keagamaan. Salah satunya konten dengan genre daily vlog, banyak kreator muslimah menggunakannya untuk mengekspresikan kesalehan dan membagikan pengalaman spiritualnya. Namun dalam konten daily vlog, kreator menggunakan atribut islami dan praktik ritual agama secara estetis, proporsional, dan presisi guna meningkatkan engagement dalam TikTok serta membangun citra branding sebagai muslimah saleh. Sehingga, fenomena representasi dan estetisasi kesalehan, perlu dilakukan kajian secara mendalam. Guna mengetahui dan mengungkap kesalehan yang ada dalam budaya digital terkhusus TikTok pada konten daily vlog. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan netnografi. Sumber data diperoleh melalui video TikTok, tagar, caption, komentar, pola interaksi, dan wawancara kreator muslimah, serta literatur pendukung berupa buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data menggunakan analisis tematik dengan memahami data, koding data dan membuat kesimpulan. Serta menjaga etika penelitian yang menjadi syarat wajib dari pendekatan netnografi. Analisis fenomena menggunakan teori Representasi dari Struart Hall dan Hiperrealitas dari Jean Baudrillard. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa konstruksi kesalehan dilakukan melalui dua unsur yakni, representasi dan strategi optimalisasi algoritma. Representasi dilakukan melalui penataan aktivitas kesalehan, menyeleksi pengalaman spiritual, serta penggunaan tandak ikonik dan indeks, seperti ekspresi ritual keagamaan, atribut keislaman, caption, backsound, dan tagar. Penelitian juga menemukan, bahwa estetisasi kesalehan yang dilakukan kreator dapat menjadikan hiperrealitas kesalehan. Kesalehan dalam konten daily vlog kehilangan referensi aslinya dan membuat tekanan sosial kepada kreator. Selanjutnya, branding kesalehan menjadi aset yang dapat dikomodifikasi menjadi nilai ekonomi bagi kreator, sehingga kreator harus secara terus menerus memproduksi kesalehan. date: 2025-12-19 date_type: published pages: 81 institution: UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA department: FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM thesis_type: skripsi thesis_name: other citation: Dio Ferdian Saputra, NIM.: 22105040083 (2025) HIPERREALITAS KESALEHAN KREATOR MUSLIMAH DI TIKTOK DALAM KONTEN DAILY VLOG. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75271/1/22105040083_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75271/2/22105040083_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf