%A NIM.: 22105030109 Jeri Albais %O Drs. Muhammad Mansur, M.Ag. %T SIKAP AZ ZAHABI DAN HADI MA‘RIFAH TERHADAP TAFSIR SYIAH: STUDI KOMPARATIF KITAB AT TAFSIR WA AL MUFASSIRUN KARYA AZ ZAHABI DAN AT TAFSIR WA AL MUFASSIRUN FI SAUBIHI AL QASYIB KARYA HADI MA‘RIFAH %X Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah dari perbedaan cara Az Zahabi dan Hādi Ma‘rifah menilai tafsir Syiah dalam karya mereka yang sama sama berjudul at Tafsir wa al Mufassirun . Keduanya membahas tema yang sama, tetapi menggunakan dasar penilaian, kriteria validitas riwayat, dan kerangka epistemologis yang berbeda. Perbedaan ini melahirkan beberapa pertanyaan tentang sejauh mana masing masing toko h bersikap ketika menilai tafsir d ari mazhab lain, serta bagaimana latar keilmuan dan posisi mazhab memengaruhi cara mereka membaca tafsir khususnya Syiah Fokus p enelitian ini adalah pada pembacaan terhadap kedua kitab tersebut untuk melihat bagaimana Az Zahabi dan Hādī Ma‘rifah memandang dan menyikapi tafsir tafsir Syiah . Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi pustaka, yang kemudian dianalisis menggunakan metode komparatif guna menemukan titik titik persamaan dan perbedaan dalam sikap keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Az Zahabi cenderung membaca tafsir Syiah dari perspektif eksternal dan sangat menekankan aspek sanad serta kecenderungan mazhab penulisnya. Sementara itu, Hādī Ma‘rifah justru yang berasal dari kelompok internal Syiah sen diri, berusaha meluruskan anggapan yang menurutnya tidak tepat, sekaligus menegaskan otoritas Ahl al Ba y t penting dalam tafsir. Meski berbeda pendekatan, keduanya memiliki satu titik temu penting, yaitu sama sama menolak riwayat atau tafsir yang dianggap tidak valid, seperti Tafsir al --‘Askarī . Dan p erbedaan nya terlihat pada dasar epistemologis , Az Zahabi bertumpu pada kritik sanad dan kehati hatian mazhab Sunni, sedangkan Hādī Ma‘ rifah membangun argumentasinya melalui otoritas imam dan internal Syiah Penelitian ini pada akhirnya menyimpulkan bahwa latar belakang keilmuan dan mazhab sangat memengaruhi cara seorang mufassir menilai literatur dari kelompok lain. Kesamaan objek kajian tidak serta merta menghasilkan kesamaan sikap. Justru, dengan melihat dua tokoh ini secara berdampingan, memperlihatkan bagaimana perbedaan keduanya dapat membentuk cara pandang yang berbeda terhadap tafsir Syiah, sekaligus membuka ruang untuk memahami di namika kritik tafsir lintas mazhab khususnya untuk saat ini adalah tafsir Syiah %K Aż Zahabi; Hadi Ma‘rifah; Tafsir Syiah %D 2025 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %L digilib75292