eprintid: 75293 rev_number: 12 eprint_status: archive userid: 12243 dir: disk0/00/07/52/93 datestamp: 2026-01-26 04:56:49 lastmod: 2026-01-26 04:56:49 status_changed: 2026-01-26 04:56:49 type: thesis metadata_visibility: show contact_email: muchti.nurhidaya@uin-suka.ac.id creators_name: Siti Munawwaroh, NIM.: 21105030084 title: PEMBACAAN KITAB QALB AL-QUR’AN PUSAKA SAPU JAGAD CAKRAJAYA (Studi Living Qur’an di Pondok Pesantren Hidayatul Qur’an Purworejo) ispublished: pub subjects: 297.1226 divisions: jur_ial full_text_status: restricted keywords: Living Qur’an; Qalb Al-Qur’an; resepsi fungsional; pesantren note: Asep Nahrul Musaddad.S.Th.I, M.Ag. abstract: Penelitian ini mengkaji fenomena Living Qur’an di Pondok Pesantren Hidayatul Qur’an (PPHQ) Purworejo, Jawa Tengah, yang secara unik melestarikan tradisi pembacaan Kitab Qalb Al-Qur’an Pusaka Sapu Jagad Cakrajaya (QQPSJC). Kitab ini merupakan kompilasi ayat-ayat pilihan yang diyakini sebagai "hati" atau intisari dari 114 surah Al-Qur'an, yang diklaim memiliki keutamaan setara dengan menghatamkan Al-Qur’an seribu kali. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah dan praktik pelaksanaan pembacaan kitab tersebut, serta menganalisis resepsi atau pemaknaan komunitas santri terhadap tradisi ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Untuk menganalisis data, penelitian ini menggunakan Teori Resepsi Fungsional yang dikembangkan oleh Ahmad Rafiq, guna membedah bagaimana teks Al-Qur’an diterima dan difungsikan dalam praktik sosial komunitas pesantren. Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama. Pertama, terkait praktik pelaksanaan, pembacaan QQPSJC di PPHQ bermula dari ijazah yang diterima pengasuh, K.H. Zainal Abidin, dari berbagai masyayikh dan mulai diterapkan sejak tahun 2015. Praktik ini mengalami transformasi waktu pelaksanaan dari wirid harian setelah Asar menjadi ritual tahunan khusus di bulan Ramadan menjelang berbuka puasa, sebuah kebijakan yang diambil untuk menyeimbangkan antara amalan sunnah dengan kewajiban menjaga hafalan santri (muraja’ah). Ritual ini dilaksanakan secara berjamaah dengan rangkaian pembacaan kitab QQPSJC, tahlil, doa khatmil Qur’an, dan melantunkan qasidah, yang ditandai dengan tradisi unik pengumpulan botol air minum santri sebagai media doa (air barakah) yang ditiup langsung oleh pengasuh. Kedua, dalam perspektif resepsi fungsional, komunitas PPHQ memaknai tradisi ini dalam dua dimensi. Dimensi pertama adalah tabarruk (mencari keberkahan), di mana pembacaan kitab difungsikan secara psikologis untuk menenangkan hati yang gundah akibat beban hafalan, serta secara spiritual untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur'an. Selain itu, terjadi materialisasi berkah melalui air doa yang diyakini telah menyerap energi spiritual ayat-ayat pilihan tersebut. Dimensi kedua adalah manifestasi tawadhu’ (kerendahan hati), di mana partisipasi santri dimaknai sebagai simbol ketaatan total dan kepatuhan terhadap otoritas spiritual Kyai serta sistem pendidikan pesantren. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembacaan QQPSJC di PPHQ bukan sekadar ritual literasi, melainkan mekanisme spiritual dan sosial yang mengintegrasikan nilai keberkahan dan kepatuhan dalam struktur kehidupan santri. date: 2025-12-12 date_type: published pages: 131 institution: UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA department: FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM thesis_type: skripsi thesis_name: other citation: Siti Munawwaroh, NIM.: 21105030084 (2025) PEMBACAAN KITAB QALB AL-QUR’AN PUSAKA SAPU JAGAD CAKRAJAYA (Studi Living Qur’an di Pondok Pesantren Hidayatul Qur’an Purworejo). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75293/1/21105030084_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75293/2/21105030084_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf