%0 Thesis %9 Skripsi %A Musrifatul Khoiriyah, NIM.: 19101040118 %B FAKULTAS ADAB DAN ILMU BUDAYA %D 2025 %F digilib:75308 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %K minat baca; santri putri; madrasah diniyah %P 131 %T ANALISIS MINAT BACA SANTRI PUTRI DI PONDOK PESANTREN FADLUN MINALLOH PLERET, BANTUL %U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75308/ %X Analisis ini bertujuan guna mengetahui minat baca yang ada pada santri putri di Pondok Pesantren Fadlun Minalloh Pleret, Bantul beserta faktor pendukung dan penghambatnya. Minat baca merupakan sesuatu yang esensial bagi tiap individu utamanya bagi santri, dengan alasan minat baca yang tinggi membantu mengembangkan pemikiran kritis dan wawasan yang lebih luas, sebaliknya kurangnya minat baca menghambat pengembangan pemikiran kritis dan wawasan tentu hanya sedikit. Pondok pesantren adalah pendidikan nonformal yang memiliki program untuk turut serta mencerdaskan anak bangsa melalui pendidikan agamisnya. Seperti mengkaji kitab-kitab kuning, adanya musyawarah, dan perpustakaan dengan koleksi yang memadai, hal tersebut merupakan upaya-upaya untuk meningkatkan minat baca pada santri. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian menggunakan teknik analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa minat baca santri putri di Pondok Pesantren Fadlun Minalloh cukup baik. Lalu faktor pendukung dari minat baca adalah motivasi diri sendiri serta fasilitas dan kegiatan-kegiatan yang mendukung peningkatan minat baca, sedangkan faktor yang menghambat dari minat baca santri tersebut yaitu malas yang hadir dari dalam diri sendiri dan juga kemampuan yang berbeda-beda setiap santri untuk menampung pemahaman. Bagi santri Pondok Pesantren Fadlun Minalloh, mempertahankan kebiasaan membaca memiliki dampak positif signifikan pada perkembangan kemampuan kognitif yang wajib dipertahankan. Karena motivasi membaca terpenting terletak pada diri sendiri terlebih dahulu, setelah itu keadaan lingkungan sekitar yang juga mendukung. %Z Dr. Tafrikhuddin, S.Ag., M.Pd.