eprintid: 75493 rev_number: 8 eprint_status: archive userid: 12253 dir: disk0/00/07/54/93 datestamp: 2026-02-06 04:16:48 lastmod: 2026-02-06 04:16:48 status_changed: 2026-02-06 04:16:48 type: book metadata_visibility: show creators_name: H. Maragustam, - title: Filsafat Pendidikan Islam menuju pembentukan karakter ispublished: pub subjects: pend_isl_fils divisions: a-buku full_text_status: public keywords: Pendidikan Islam, Pendidikan Karakter, Filsafat Pendidikan abstract: Manusia adalah makhluk paling sempurna, paripurna dan misteri (tak terduga). Saking banyaknya daya daya manusia, sehingga tidak ada seorang pun yang dapat melukiskan karakteristiknya secara tepat. Alquran pun menyebut manusia sebagai "ohsan ot-togwim" (sebaik-baik kejadian makhluk alias insan paripurna). Membentuk manusia (peserta didik) berkarakter harus sejalan dengan informasi yang diberikan Sang Pencipta karena Dialah Yang Paling Tahu karakteristik jati diri yang diciptakan-Nya itu Untuk itu para ahli dan praktisi pendidikan, harus lebih dulu memahami dan berkonsultasi dengan Allah SWT dan rasulNya melalui Alquran dan Hadis Dengan pemahaman tersebut, pembentukan peserta didik berkarakter akan sesuai fitrah dan sunnatullah sehingga keberhasilannya signifikan. Karena begitu sulitnya membentuk manusia berkarakter-berakhlak mula itu, dapat dipahami betapa ketatnya syarat-syarat seorang pendidik yang diberikan oleh para ahli dan filosul. Hal itu karena pendidik besar pengaruhnya dalam pembentukan karaker peserta dida. Maka pendidi ditempatkan sebagai ulama, pewaris pars nabi yang harus suci dari noda dan dosa, dan ilmuan atau muallim sangat dihormatt di dunia dan akhirat. Dengan syarat yang katat itu diharapkan pendidik dapat membentuk peserta didi berkarakter religius, cinta ilmu, integritas, tanggung jawat dan karakter pount lainnya. Atau paling tidak jangan sampai para pendidik merusak fitrah peserta dik Manusia dari sang Pencipta adalah halk, dan menjadi rusak ditangan didik Manusia tangan manusia Pembentukan kan karakter haruslah dilavukan melalul lima rukun strategi yakni (1) acting the good dengan habiluasi dan pembudayaan, (2) knowing the good, (3) feeling and loving the good, (4) memberi Uswaheraladanan yang baik, dan (5) pertsbetan dari dosa dan sesuatu yang tidak bermanfaat dengan cara bakhar raham dan tayo Pembentukan Pembentukan karakter tersebut dimulai dariusia dini dalam kandungan sampai akhir hayat sdan bersinergi antara lingkungan setah keluarga, masyarakat, media sosial Imedios), dan lembaga lains Wallahu Alom Bhshawon date: 2018 date_type: published publisher: Pascasarjana Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta place_of_pub: Yogyakarta refereed: TRUE isbn: 978-602-53025-2-7 citation: H. Maragustam, - (2018) Filsafat Pendidikan Islam menuju pembentukan karakter. Pascasarjana Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Yogyakarta. ISBN 978-602-53025-2-7 document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75493/1/Filsafat%20Pendidikan%20Islam%20menuju%20pembentukan%20karakter.pdf