TY - THES N1 - Dr. Arifah Khusnuryani, S.Si., M.Si. ID - digilib75553 UR - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75553/ A1 - Syifa Alifatul Azkia, NIM.: 21106040063 Y1 - 2026/01/12/ N2 - Penyakit antraknosa yang disebabkan oleh fungi Colletotrichum sp. menjadi kendala utama dalam budidaya cabai rawit (Capsicum frutescens), sehingga diperlukan alternatif pengendalian hayati yang ramah lingkungan menggunakan Trichoderma sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi antagonistik isolat lokal Trichoderma sp. terhadap C. acutatum Col1 secara in vitro melalui uji dual culture dan pengamatan mikroskopis slide culture, serta efektivitasnya secara in vivo pada buah cabai rawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga isolat yang diuji memiliki kemampuan menghambat patogen secara signifikan (P<0,01), dengan isolat T2 memberikan persentase penghambatan tertinggi sebesar 67,4% serta menunjukkan mekanisme mikoparasitisme berupa hifa melengkung (curled hyphae) dan lisis. Pada pengujian in vivo, aplikasi suspensi T2 dengan konsentrasi 10? konidia/mL terbukti paling efektif dalam menekan kejadian penyakit hingga 16,7% dan keparahan penyakit hingga 12,96%. Performa tersebut melampaui efektivitas fungisida sintetik Mankozeb yang memiliki angka kejadian penyakit sebesar 40%. Dengan demikian, isolat lokal Trichoderma sp. T2 memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai agen biokontrol hayati dalam mengatasi serangan antraknosa pada tanaman cabai. Kata kunci: Antraknosa, Biokontrol, Cabai Rawit, Colletotrichum sp., Trichoderma sp. PB - UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA KW - Antraknosa KW - Biokontrol KW - Cabai Rawit KW - Colletotrichum sp. KW - Trichoderma M1 - skripsi TI - POTENSI TRICHODERMA SP. SEBAGAI AGEN BIOKONTROL COLLETOTRICHUM SP. PADA BUAH CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS) AV - restricted EP - 42 ER -