TY - THES N1 - Dr. Afda Waiza, M.Ag. ID - digilib75569 UR - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75569/ A1 - Sifani Hidayati, NIM.: 23205032004 Y1 - 2025/12/29/ N2 - Pembebasan budak sebagai salah satu bentuk kafarat dalam Al-Qur?an merupakan tema yang memiliki dimensi hukum, moral, dan kemanusiaan. Meskipun praktik perbudakan klasik telah lama dihapuskan, nilai yang terkandung dalam perintah memerdekakan budak tetap relevan untuk membaca berbagai bentuk penindasan modern, seperti perdagangan manusia dan eksploitasi tenaga kerja. Dalam konteks ini, Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka menjadi rujukan penting karena menampilkan penafsiran yang menekankan keadilan sosial dan pemulihan martabat manusia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis kajian pustaka dengan sumber primer berupa ayat-ayat kafarat dan penafsiran Hamka dalam Tafsir Al-Azhar. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk, yang mengkaji wacana melalui tiga dimensi: struktur teks, kognisi sosial penafsir, dan konteks sosial yang melingkupinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hamka tidak hanya memahami kafarat sebagai ketentuan hukum, tetapi juga sebagai instrumen etis untuk menghapus ketertindasan. Pada level teks, Hamka menempatkan memerdekakan budak sebagai pilihan utama yang sarat nilai kemanusiaan. Pada dimensi kognisi sosial, pengalaman hidup Hamka dalam masa kolonial dan perjuangan bangsa turut membentuk penekanannya pada keadilan. Sementara pada konteks sosial, Tafsir Al-Azhar menghadirkan pesan pembebasan yang relevan untuk mengkritik praktik perbudakan modern. Dengan demikian, penafsiran Hamka menawarkan pandangan progresif yang dapat menjadi pijakan etis dalam merespons persoalan kemanusiaan masa kini. PB - UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA KW - Pembebasan Budak KW - Kafarat KW - Tafsir Al-Azhar M1 - masters TI - MEMERDEKAKAN BUDAK SEBAGAI SALAH SATU BENTUK KAFARAT DALAM TAFSIR AL-AZHAR (ANALISIS WACANA KRITIS TEUN A.VAN DIJK) AV - restricted EP - 164 ER -