@phdthesis{digilib75586, month = {October}, title = {PEMANFAATAN KALKULATOR ZAKAT PADA APLIKASI NU ONLINE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) MATERI ZAKAT MAL PADA SISWA TUNANETRA KELAS VIII SLB KEMALA BHAYANGKARI 2 GRESIK}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM.: 21104010071 Erik Febrianto}, year = {2025}, note = {Indriyani Ma?rifah, M.Pd.I.}, keywords = {Kalkulator Zakat, Siswa Tunanetra, Pendidikan Agama Islam (PAI)}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75586/}, abstract = {Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penyediaan media pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang inklusif dan adaptif bagi siswa tunanetra, khususnya dalam memahami materi zakat mal yang bersifat aplikatif. Pembelajaran zakat di sekolah luar biasa (SLB) umumnya masih bersifat teoritis dan konvensional, sehingga siswa kesulitan memahami konsep perhitungan zakat secara konkret. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguraikan implementasi pemanfaatan fitur Kalkulator Zakat pada aplikasi NU Online sebagai media pembelajaran PAI bagi siswa tunanetra kelas VIII di SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik, serta mendeskripsikan persepsi dan pengalaman mereka dalam penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk memastikan keabsahan data dalam penelitian ini, peneliti menggunakan beberapa teknik verifikasi, yaitu triangulasi. Triangulasi dilakukan melalui perbandingan data dari berbagai teknik pengumpulan data (wawancara, observasi, dokumentasi) dan dari berbagai sumber (siswa, guru, dokumen sekolah), yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles \& Huberman melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan fitur Kalkulator Zakat dalam aplikasi NU Online berjalan secara efektif dan adaptif terhadap kebutuhan siswa tunanetra. Guru PAI menerapkan strategi scaffolding dengan memberikan instruksi bertahap serta pendampingan personal hingga siswa mampu menggunakan aplikasi secara mandiri melalui teknologi pembaca layar TalkBack. Fitur tersebut memungkinkan siswa melakukan simulasi perhitungan zakat secara langsung berdasarkan jenis harta, nishab, dan haul. Siswa tunanetra menunjukkan antusiasme tinggi karena dapat belajar secara mandiri dan memperoleh pemahaman yang lebih konkret tentang konsep zakat mal. Pembelajaran yang semula abstrak dan pasif berubah menjadi aktif, kontekstual, dan partisipatif berkat dukungan media digital yang aksesibel. Hal ini dapat disimpulkan bahwa aplikasi NU Online dengan fitur Kalkulator Zakat dapat menjadi media pembelajaran PAI yang efektif, inklusif, dan transformatif bagi siswa tunanetra. Media ini tidak hanya meningkatkan kemandirian dan pemahaman kognitif, tetapi juga memperkuat aspek afektif dan spiritual peserta didik terhadap ajaran zakat. Dengan demikian, integrasi teknologi digital ke dalam pembelajaran agama terbukti mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih bermakna, setara, dan ramah disabilitas. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan strategi pembelajaran PAI berbasis teknologi aksesibel di lingkungan pendidikan luar biasa.} }