%0 Thesis %9 Skripsi %A ‘Asa Mazaya Adzkiya Al ‘Ula, NIM.: 22107010012 %B FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN HUMANIORA %D 2026 %F digilib:75717 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %K profesionalisme Islami; itqan; ansharAllah; kafa’ah; himmatul ‘amal; al Quwwah. %P 94 %T PROFESIONALISME ISLAMI DALAM KONTEKS KERJA: STUDI E.F.A DAN C.F.A %U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75717/ %X Profesionalisme merupakan tuntutan fundamental dalam dunia kerja modern. Dalam konteks organisasi Islam, profesionalisme tidak hanya mencakup kompetensi teknis, tetapi juga berakar pada nilai-nilai spiritual Islam. Namun, internalisasi nilai-nilai keislaman dalam perilaku kerja profesional masih sulit diukur secara objektif karena keterbatasan instrumen yang valid dan reliabel. Sebagian besar alat ukur profesionalisme yang tersedia masih didominasi oleh perspektif Barat, sementara instrumen berbasis nilai Islami umumnya belum diuji secara psikometris secara memadai. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi Skala Profesionalisme Islami yang mencakup dimensi Itqan, AnsharAllah, Kafaah, Himmatul ‘amal, dan al-Quwwah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pengembangan instrumen dan uji validitas konstruk dua tahap melalui analisis faktor eksploratori dan analisis faktor konfirmatori menggunakan Jamovi. Subjek penelitian berjumlah 217 pegawai yang terlibat langsung dalam pelayanan publik dengan pengumpulan data menggunakan Skala Profesionalisme Islami yang dikembangkan oleh peneliti. Hasil EFA menunjukkan seluruh aitem memiliki factor loading tinggi (0.753–0.859) dengan eigenvalue faktor pertama sebesar 9.4746, sementara faktor lainnya berada di bawah 1, yang mengindikasikan struktur unidimensional. Hasil CFA mendukung model satu faktor dengan indeks kecocokan model yang baik (CFI=0.967; TLI = 0.962; RMSEA=0.066; SRMR=0.029). Uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach’s α sebesar 0.962, menunjukkan konsistensi internal yang sangat tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa Skala Profesionalisme Islami merupakan instrumen yang valid, reliabel, dan layak digunakan dalam konteks organisasi yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Secara praktis, skala ini dapat dimanfaatkan sebagai alat evaluasi dan pengembangan sumber daya manusia di organisasi yang menjunjung prinsip keislaman. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji instrumen ini pada sampel yang lebih beragam serta memperkuat diferensiasi antar aitem guna meningkatkan ketajaman pengukuran konstruk. %Z Dr. Benny Herlena, S. Psi., M. Si.