eprintid: 75768 rev_number: 10 eprint_status: archive userid: 12243 dir: disk0/00/07/57/68 datestamp: 2026-03-13 01:45:56 lastmod: 2026-03-13 01:45:56 status_changed: 2026-03-13 01:45:56 type: thesis metadata_visibility: show contact_email: muchti.nurhidaya@uin-suka.ac.id creators_name: Achmad Naufal Hakim, NIM.: 22103080053 title: DISTRIBUSI ZAKAT UNTUK PROGRAM LINGKUNGAN (STUDI TERHADAP LAZISMU DIY) ispublished: pub subjects: 297.54 divisions: ek_syariah full_text_status: restricted keywords: zakat; pilar lingkungan; LAZISMU DIY; maṣlaḥah mursalah; fī sabilillah; SDGs note: Dr. Saifuddin, S.HI., M.SI. abstract: Permasalahan lingkungan hidup seperti meningkatnya timbunan sampah, menurunnya kualitas ekosistem, serta dampak perubahan iklim semakin terasa dan berpengaruh terhadap keberlanjutan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat. Upaya penanganan lingkungan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk lembaga filantropi Islam. Dalam praktiknya, muncul diskursus mengenai batasan pendayagunaan dana zakat ketika diarahkan pada program-program lingkungan, karena zakat memiliki ketentuan sasaran (asnaf) yang diatur dalam syariat. Di sisi lain, agenda pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) mendorong adanya inovasi program yang mampu menghasilkan dampak jangka panjang dan terukur. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji bagaimana pendistribusian dana zakat untuk program lingkungan dilakukan, dasar legitimasi hukumnya, serta relevansinya terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada LAZISMU Daerah Istimewa Yogyakarta (LAZISMU DIY). Data diperoleh melalui wawancara dengan pihak terkait, observasi, dan dokumentasi program. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LAZISMU DIY mengimplementasikan pilar lingkungan melalui program utama yang mencakup kegiatan penanaman (termasuk mangrove), pengelolaan dan pengurangan sampah, serta penghijauan/peningkatan ruang hijau. Pendistribusian dana zakat untuk pilar lingkungan dilakukan melalui kerangka asnaf fī sabīlillāh dengan pertimbangan kemaslahatan publik. Dalam perspektif maṣlaḥah mursalah, pendayagunaan zakat untuk program lingkungan dinilai dapat dibenarkan sepanjang memenuhi prinsip-prinsip syariah, seperti tujuan kemanfaatan yang jelas, akuntabilitas pengelolaan, kepatuhan pada peruntukan dana (zakat terikat), serta pemisahan yang tegas antara dana zakat dan nonzakat. Ditinjau dari SDGs, program-program tersebut menunjukkan keterkaitan kuat terutama dengan SDG 12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab melalui pengelolaan sampah), SDG 13 (aksi iklim melalui rehabilitasi pesisir/penanaman), dan SDG 15 (perlindungan ekosistem daratan melalui penghijauan). Namun demikian, diperlukan penguatan tata kelola program, khususnya pada perumusan indikator capaian, dokumentasi hasil, dan pemantauan pascaprogram agar dampak program lebih terukur, berkelanjutan, dan dapat direplikasi. date: 2025-01-20 date_type: published pages: 140 institution: UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA department: FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM thesis_type: skripsi thesis_name: other citation: Achmad Naufal Hakim, NIM.: 22103080053 (2025) DISTRIBUSI ZAKAT UNTUK PROGRAM LINGKUNGAN (STUDI TERHADAP LAZISMU DIY). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75768/1/22103080053_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75768/2/22103080053_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf