%A NIM.: 23204022016 Annisa Mah Rejeki %O Prof. Dr. Maksudin, M.Ag %T REPRESENTASI KESETARAAN GENDER DAN KONTEKSTUALITAS BUDAYA DALAM BUKU AJAR BAHASA ARAB MTs (Tinjauan Dukungan Konten terhadap Nilai-Nilai P5-PPRA) %X Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran pendidikan dalam membentuk peserta didik yang berkarakter dan kompeten, yang menuntut ketersediaan bahan ajar yang tidak hanya menyampaikan pengetahuan linguistik, tetapi juga nilai sosial dan budaya. Dalam konteks Kurikulum Merdeka dan implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil ‘Alamin (P5-PPRA), buku ajar idealnya mampu mendukung penguatan karakter peserta didik secara komprehensif. Namun, buku ajar bahasa Arab MTs edisi 2020 yang masih digunakan secara luas menunjukkan adanya persoalan terkait ketidakseimbangan representasi gender dan kurangnya kontekstualitas budaya lokal, sehingga diperlukan analisis untuk menilai sejauh mana materi yang disajikan selaras dengan prinsip kesetaraan dan nilai-nilai pendidikan yang berlaku. Metode penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian analisis konten (content analysis). Data dalam penelitian ini diperoleh melalui sumber primer berupa buku ajar bahasa Arab MTs terbitan Kementerian Agama tahun 2020 untuk kelas VII, VIII, dan IX, serta sumber sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar kodifikasi (coding sheet). Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis isi kualitatif model Miles dan Huberman, dengan kategori analisis yang mengacu pada prinsip P5-PPRA, teori representasi gender Sara Mills, serta teori kontekstualitas budaya Cortazzi & Jin Hasil penelitian menunjukkan bahwa;1) representasi kesetaraan gender dalam buku ajar bahasa Arab MTs menampilkan dua pola utama, representasi bias yang ditunjukkan oleh dominasi peran laki-laki sebagai subjek dan keterbatasan peran perempuan, lalu representasi tidak bias tampak pada ilustrasi yang menghadirkan kedua gender secara setara dalam aktivitas belajar, profesi, olahraga, dan Kerjasama; 2) representasi kontekstualitas budaya dalam buku ajar bahasa Arab MTs menampilkan konten budaya yang dekat dengan realitas peserta didik melalui dominasi budaya lokal dan internasional, serta budaya Arab yang difokuskan pada konteks keagamaan; 3) Secara keseluruhan, representasi gender dan kontekstualitas budaya dalam buku ajar Bahasa Arab MTs telah mendukung nilai-nilai P5–PPRA, khususnya tasamuh, musawah, qudwah, dan tawazun, namun penerapannya belum sepenuhnya konsisten dan masih memerlukan penguatan pada nilai-nilai tertentu. %K P5-PPRA; gender; budaya; Pendidikan Bahasa Arab %D 2025 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %L digilib75782