TY - THES N1 - Dr Muryanti, S.Sos., MA. ID - digilib75793 UR - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75793/ A1 - Nurul Hidayah Siregar, NIM.: 24207021002 Y1 - 2026/03/04/ N2 - Kelompok tani Bausasran Yogyakarta salah satu kelompok pertanian kota yang memanfaatkan pekarangan rumah dan lorong-lorong jalan. Pemanfaatan lingkungan ini dilakukan oleh ibu-ibu rumah tangga untuk mewujudkan ketahanan pangan, karena konsistensi dan solidaritas tinggi sayur-sayuran yang ditanam tumbuh dengan asri, hijau dan berkualitas. Keunikan ini menjadi ketertarikan masyarakat luar yang mengetahui dari media sosial, sehingga banyak wisatawan yang berkunjung ke lahan tani Bausasran. Sehingga mendukung hubungan kerja sama dengan banyak pihak. Penelitian ini bertujuan memahami strategi pemberdayaan, kegiatan kelompok tani untuk mewujudkan kebutuhan pangan, dan peran stakeholder dalam mempertahankan pertanian kota berkelanjutan. Penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Metode mengambilan data yaitu sumber data primer melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok tani Bausasran Yogyakarta menjadi salah satu pertanian kota yang masih bertahan hingga saat ini. Keberlanjutan tersebut bermanfaat untuk lingkungan, membantu memenuhi kebutuhan pangan, dan hasil panennya mampu membantu pendapatan ekonomi. Kelompok tani Bausasran tetap bertahan melalui kegiatan pemberdayaan, kunjungan wisatawan, dan sebagainya. Landasan teori yang digunakan yaitu teori pemberdayaan dari Edi Suharto dan teori Actors dari Macaulay. Pada teori pemberdayaan, berfokus dalam lima konsep yaitu penguatan dan penyokongan mendukung serta meningkatkan kemampuan dan keterampilan dari kegiatan pelatihan stakeholder, lalu perlindungan yakni melindungi kelompok dari ketimpangan sosial salah satunya kemiskinan, pemungkinan berupa upaya dalam menciptakan iklim dan konsisi sosial agar kelompok bisa berkembang, pemeliharaan yaitu menjaga segala aspek yang sudah ada demi keberlangsungan pemberdayaan agar bertahan dan berkelanjutan. Teori Actors dari Macaulay memberikan enam komponen penting untuk mendukung pemberdayaan. Authoring memberikan kewenangan kepada kelompok sebagai semangat kerja dan perubahan yang baik, confidence membentuk kepercayaan diri pada kelompok, trust merupakan kepercayaan yang diberikan pada kelompok melalui stakeholder, opportunities sebuah peluang agar dapat dimanfaatkan oleh kelompok, responsibilities bertanggung jawab atas peran yang dilakukan, dan support adalah dukungan dari pihak lain ataupun stakeholder. Kedua teori tersebut, memberikan penjelasan tentang proses dan komponen penting dalam membentuk pemberdayaan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan mengarahkan kelompok tani untuk memperoleh pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan melalui pengunjung atau wisatawan. Dengan ini kelompok tani Bausasran menjadi contoh agar kemudian di tempat tinggal mereka juga memiliki kelompok tani yang serupa. PB - UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA KW - Pemberdayaan KW - Kelompok Tani KW - Kebutuhan Pangan M1 - masters TI - PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI BAUSASRAN DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN DAN MEMPERTAHANKAN PERTANIAN KOTA BERKELANJUTAN AV - restricted EP - 164 ER -