%A NIM.: 22104060032 Muzayyanah Rizky Fikriani %O Dr. Paed. Asih Widi Wisudawati, M. Pd. %T PENGEMBANGAN TES DIAGNOSTIK FIVE-TIER URUTAN SYSTEMS THINKING APPROACH UNTUK MENDETEKSI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI STRUKTUR ATOM %X Rendahnya hasil belajar kimia siswa sering disebabkan oleh penilaian kognitif yang masih terpaku pada model konvensional yang mengabaikan level submikroskopik. Padahal, pemahaman kimia yang utuh memerlukan penguasaan tiga level representasi kimia (makroskopik, submikroskopik, dan simbolik). Di sisi lain, keterbatasan biaya, waktu, dan beban kerja menghambat guru dalam mengembangkan instrumen penilaian secara mandiri. Oleh karena itu, Penelitian ini dilakukan untuk menyediakan alat evaluasi kognitif yang dapat membantu guru mengidentifikasi masalah kognitif siswa spesifikasi miskonsepsi struktur atom. Penelitian ini bertujuan mengonstruksi dan mengukur validitas instrumen tes diagnostik five-tier berbasis pemikiran sistem untuk identifikasi miskonsepsi siswa pada materi struktur atom fase E Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi hanya empat tahap, yakni ADDE (Analisis, Desain, Pengembangan, dan Evaluasi), sehingga model ADDIE diterapkan secara terbatas. Keterbatasan ini dilatarbelakangi fokus penelitian yakni berupa pengembangan produk yang valid, konsisten, dan layak untuk digunakan dalam mengidentifikasi miskonsepsi siswa pada materi struktur atom. Partisipan penelitian melibatkan ahli materi, ahli evaluasi, guru kimia, dan 36 siswa. Data dikumpulkan menggunakan teknik kuisioner/angket secara paper dan digital, studi literatur, dan dokumentasi. Analisis data berada pada tahap pengembangan yang meliputi uji validitas isi produk oleh ahli, kemudian uji validitas empiris jenis keterbacaan soal dan uji reliabilitas produk yang didasarkan pada data uji coba terbatas. Instrumen yang dikonstruksi mengintegrasikan pemikiran sistem untuk mengungkap komponen dan keterkaitan antar komponen dalam struktur atom serta sebagai bentuk nyata penyediaan alat diagnostik kognitif, dimana instrumen bentuk tersebut belum masif dikonstruksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang dikonstruksi memiliki nilai validitas tinggi (ahli materi dan ahli evaluasi 0,75, serta perspektif guru 83%), keterbacaan soal sangat baik 76,88%, dan nilai reliabilitas tinggi 0,78. Hal tersebut merepresentasikan instrumen yang dikonstruksi memiliki tingkat keakuratan dan kekonsistenan pada kategori tinggi/baik. Penelitian ini perlu diuji coba secara luas sebagai pelengkap dari tahap implementasi produk pengembangan dengan model ADDIE yang masih belum dilakukan dalam penelitian ini. %K Miskonsepsi, Penelitian Pengembangan, Struktur Atom, Systems Thinking Approach, Tes Diagnostik Five-Tier %D 2026 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %L digilib75818