TY - THES N1 - Dra. Hj. Ermi Suhasti Syafe?i, M.SI. ID - digilib75905 UR - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75905/ A1 - Hilya Husna Hizwati Al Haq, NIM.: 22103050045 Y1 - 2026/01/28/ N2 - Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia yang berdampak serius bagi korban, khususnya perempuan dan anak. Penanganan kasus KDRT memerlukan peran aktif lembaga yang memiliki kewenangan dan kompetensi di bidang perlindungan korban, salah satunya adalah Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Kota Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penanganan kasus kekerasan dalam rumah tangga di UPT PPA Kota Yogyakarta ditinjau dari aspek yuridis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan sifat peneltian deskriptif-analisis. Data penelitian ini diperoleh dengan wawancara, dokumentasi dan observasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis-empiris dengan menggunakan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga dan Teori Sistem Hukum Lawrence M. Friedman. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan para staff UPT PPA Kota Yogyakarta serta studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan yang relevan. Analisis data kualitatif yang digunakan dengan metode induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPT PPA Kota Yogyakarta telah melaksanakan penanganan kasus KDRT sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku melalui pendampingan hukum, konseling psikologis, dan rujukan layanan. Efektivitas hukum sangat ditentukan oleh keterpaduan antara tiga unsur sistem hukum, yaitu substansi hukum, struktur hukum, dan budaya hukum. Pada aspek substansi hukum, peraturan perundang-undangan terkait penghapusan KDRT dan perlindungan anak telah tersedia secara memadai dan memberikan landasan normatif yang jelas bagi upaya perlindungan korban. Pada aspek struktur hukum sudah sesuai dengan aturan kerja sama dengan para lintas penegak hukum. Sementara itu, pada aspek budaya hukum, rendahnya tingkat kesadaran hukum masyarakat, masih kuatnya nilai-nilai patriarki, serta adanya toleransi sosial terhadap kekerasan dalam rumah tangga menjadi faktor utama yang menghambat efektivitas penegakan hukum dan pemulihan korban. PB - UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA KW - KDRT; penanganan kasus; UPT PPA; analisis yuridis M1 - skripsi TI - ANALISIS YURIDIS TERHADAP PENANGANAN KASUS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (STUDI KASUS DI UPT PPA KOTA YOGYAKARTA) AV - restricted EP - 125 ER -