relation: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75995/ title: ISRAILIYYAT DALAM TAFSIR ERA MODERN (STUDI KOMPARATIF PENAFSIRAN TOKOH UZAIR DALAM TAFSIR AL MANAR, TAFSIR AL AZHAR, DAN AT TAHRIR WA AT TANWIR) creator: Ahmad Faiq Assibliy, NIM.: 21105030114 subject: 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir description: Penelitian ini mengkaji pandangan mufasir era modern terhadap riwayat Israliyyat seputar tokoh Uzair dalam Surah At Taubah ayat 30. Tokoh ini memicu polemik teologis karena diklaim sebagai putra Allah oleh sebagian kaum Yahudi sehingga celah historisnya banyak diisi oleh riwayat Israliyyat. Melalui metode kepustakaan dengan pendekatan historis sosiologis komparatif, penelitian ini menganalisis pengaruh orientasi metodologi dan kondisi sosial politik regionalitas terhadap penafsiran tiga tokoh besar. Ketiga tokoh tersebut adalah Rasyid Rida melalui Tafsir Al Manar di Mesir, Buya Hamka melalui Tafsir Al Azhar di Nusantara, dan Ibnu Asyur melalui kitab At Tahrir wa At Tanwir di Tunisia. Hasil penelitian menyimpulkan tiga temuan utama. Pertama, ketiga mufasir sepakat memilah riwayat secara kritis. Mereka menerima data historis Ahli Kitab mengenai jasa Ezra merestorasi Taurat sebagai riwayat maqbul atau informasi yang dapat diterima. Namun mereka menolak mutlak dongeng irasional dan klaim teologis Yahudi sebagai riwayat mardud atau tertolak karena merusak kemurnian tauhid. Kedua, corak penafsiran tersebut amat dipengaruhi oleh orientasi metodologi yang berbeda. Rasyid Rida menonjol dengan pendekatan rasional filosofis, Hamka menitikberatkan pada pendekatan sosiologis kultural yang persuasif, sedangkan Ibnu Asyur bertumpu pada presisi sejarah dan kaidah kebahasaan atau balagah yang ketat. Ketiga, sikap penafsiran ini merupakan respons ideologis atas tantangan regionalitas. Penolakan Rida adalah wujud pertahanan rasionalitas Islam melawan hegemoni sekularisme di Mesir. Ketegasan Hamka bertujuan membentengi umat dari wabah penyakit takhayul bidah dan khurafat di Nusantara. Sementara ketelitian akademik Ibnu Asyur merupakan perlawanan kultural terhadap politik asimilasi Prancis di Tunisia. date: 2026-01-27 type: Thesis type: NonPeerReviewed format: text language: id identifier: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75995/1/21105030114_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf format: text language: id identifier: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75995/2/21105030114_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf identifier: Ahmad Faiq Assibliy, NIM.: 21105030114 (2026) ISRAILIYYAT DALAM TAFSIR ERA MODERN (STUDI KOMPARATIF PENAFSIRAN TOKOH UZAIR DALAM TAFSIR AL MANAR, TAFSIR AL AZHAR, DAN AT TAHRIR WA AT TANWIR). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.