<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>EKSISTENSI TOKOH UTAMA NOVEL WA NASITU ANNI IMRA’AH KARYA IHSAN ABDUL QUDDUS (ANALISIS PSIKOLOGI EKSISTENSIALIS ROLLO MAY)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 23201011011</mods:namePart><mods:namePart type="family">M. Maulana Kurnia Pratama</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini mengkaji eksistensi tokoh utama dalam novel Wa Nasītu Annī Imra’ah karya Ihsan Abdul Quddus menggunakan teori psikologi eksistensialisme Rollo May. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana tokoh utama menghadapi tantangan eksistensial seperti pencarian makna hidup, kebebasan individu, dan kecemasan, serta bagaimana keputusan-keputusan yang diambil mencerminkan kebebasan dan proses eksistensialnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan eksistensial yang dihadapi oleh tokoh utama, terutama dalam pencarian makna hidup, kebebasan individu, dan kecemasan, serta mengkaji bagaimana keputusan yang diambil dan kebebasan yang dijalankan mencerminkan eksistensinya sebagai individu. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikotekstual, di mana data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat terhadap isi novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama mengalami kecemasan eksistensial akibat tekanan sosial dan internal yang menuntutnya memilih antara ambisi pribadi dan norma sosial. Keputusan-keputusannya menggambarkan perjuangan menuju kebebasan eksistensial yang ditandai dengan keberanian menghadapi tantangan dan menerima konsekuensi pilihannya. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa proses eksistensial tokoh utama dalam novel ini mencerminkan konsep psikologi eksistensialisme May, khususnya dalam aspek kecemasan, rasa bersalah, dan bentuk cinta, yang menunjukkan bahwa eksistensi manusia selalu berkaitan dengan pencarian makna, kebebasan, dan tanggung jawab dalam menentukan kehidupannya.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">892.7309 Analisis - Kesusastraan Arab</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-03-12</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ADAB DAN ILMU BUDAYA</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>