eprintid: 76079 rev_number: 10 eprint_status: archive userid: 12241 dir: disk0/00/07/60/79 datestamp: 2026-04-14 07:01:25 lastmod: 2026-04-14 07:01:25 status_changed: 2026-04-14 07:01:25 type: thesis metadata_visibility: show contact_email: sophanshofwan@gmail.com creators_name: Akmal Bariqi Wijdan, NIM.: 22105030011 title: WACANA TIPU DAYA WANITA DALAM TAFSIR AL-QUR’AN: KAJIAN QS. YUSUF AYAT 28 ispublished: pub subjects: iath divisions: jur_ial full_text_status: restricted keywords: Tipu Daya, Wanita, QS. Yusuf: 28, Tafsir al-Qur’an. note: Lu’ul Jannah, M.A, abstract: Wanita seringkali dipandang oleh sebagian masyarakat sebagai makhluk yang memperdaya atau sumber fitnah. Secara eksplisit, pembahasan mengenai tipu daya wanita terdapat pada QS. Yusuf ayat 28. Terdapat perbedaan pandangan di kalangan mufassir dalam memahami tipu daya dalam ayat tersebut. Penelitian ini bertujuan mengungkap konteks tipu daya wanita dalam QS. Yusuf ayat 28 serta menelusuri dinamika diskursus tipu daya wanita dalam literatur tafsir al-Qur’an. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan termasuk studi pustaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Peneliti melihat bagaimana konteks QS. Yusuf ayat 28 sebagai bagian dari penggalan kisah Nabi Yusuf pada QS. Yusuf ayat 23-29 serta keterangan tentang tipu daya wanita dalam kitab-kitab tafsir. Teknik pengolahan data dalam penelitian menggunakan metode analisis-deskriptif. Setelah mendeskripsikan konteks tipu daya wanita pada QS. Yusuf ayat 28 serta penjelasan para mufassir terkait hal tersebut, peneliti mengalisis dan mengklasifikan pandangan mereka serta menguraikan wacana tipu daya wanita dalam sejarah tafsir al-Qur’an. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa konteks tipu daya wanita dalam QS. Yusuf ayat 28 berupa tuduhan yang dilontarkan Zulaikha terhadap Nabi Yusuf. Pembacaan terhadap kitab-kitab tafsir dari era klasik hingga modern menunjukkan adanya kesinambungan sekaligus pergeseran paradigma dalam memahami makna tipu daya wanita pada QS. Yusuf ayat 28, yang pada awalnya banyak dipahami secara literal dan digeneralisasi kepada semua wanita. Pemahaman tersebut diperkuat dengan pengaitan ayat lain, riwayat, qaul ulama, dan khabar, namun kemudian mendapat kritik melalui pendekatan kontekstual yang mengembalikan makna ayat pada konteks naratifnya. Secara umum, pandangan mufassir terbagi ke dalam tiga kelompok: yang menilai tipu daya wanita lebih besar dari setan, yang menilai lebih kuat dari laki-laki, dan yang menolak anggapan bahwa tipu daya wanita lebih besar dari setan karena perbedaan konteks ayat. Kata kunci: Tipu Daya, Wanita, QS. Yusuf: 28, Tafsir al-Qur’an. date: 2025-11-24 date_type: published pages: 118 institution: UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA department: FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM thesis_type: skripsi thesis_name: other citation: Akmal Bariqi Wijdan, NIM.: 22105030011 (2025) WACANA TIPU DAYA WANITA DALAM TAFSIR AL-QUR’AN: KAJIAN QS. YUSUF AYAT 28. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76079/1/22105030011_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76079/2/22105030011_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf