<> "The repository administrator has not yet configured an RDF license."^^ . <> . . . "PENGARUH BIMBINGAN PRANIKAH TERHADAP PERSEPSI CALON PENGANTIN MENGENAI PERAN SEBAGAI PASANGAN HIDUP DI KUA SEWON BANTUL"^^ . "Tingginya angka perceraian di Indonesia, yang didominasi oleh perselisihan dan pertengkaran terus-menerus (62,8%) serta masalah ekonomi (25%), menunjukkan perlunya kesiapan calon pengantin (catin) dalam memahami peran dan tanggung jawab dalam rumah tangga. Pembagian peran suami dan istri secara umum masih bermasalah dan menjadi perdebatan karena dianggap tidak seimbang, padahal pernikahan bertujuan untuk membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Pemerintah, melalui Kantor Urusan Agama (KUA) Sewon Bantul, melaksanakan bimbingan pranikah sebagai upaya preventif untuk membekali catin agar memperoleh kesejahteraan dan kebahagiaan dalam perkawinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan pranikah terhadap persepsi catin mengenai peran sebagai pasangan hidup. Metode penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan expost facto dengan desain teknik pengambilan data Pretest-Posttest. Subjek penelitian adalah catin yang mengikuti bimbingan pranikah di KUA Sewon Bantul. Data dikumpulkan menggunakan skala persepsi mengenai peran sebagai pasangan hidup yang dikembangkan berdasarkan tiga aspek persepsi menurut Bimo Walgito, yaitu Kognisi, Afeksi, dan Konasi/Psikomotor. Skala penelitian telah melalui uji validitas (37 butir valid) dan reliabilitas dengan teknik Cronbach Alpha. Hasil analisis menunjukkan bahwa bimbingan pranikah yang dilaksanakan di KUA Sewon Bantul tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perubahan persepsi catin mengenai peran sebagai pasangan hidup. Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara harapan teoritis bimbingan pranikah dengan realitas implementasinya di lapangan. Rendahnya pengaruh ini diduga karena durasi dan intensitas bimbingan pranikah yang terbatas, sehingga lebih sering dianggap sebagai formalitas administratif untuk memenuhi persyaratan prosedural menikah, daripada sebagai agen transformasi pola pikir yang mendalam. Oleh karena itu, disarankan agar KUA mempertimbangkan perbaikan substansi dan metode bimbingan untuk memastikan internalisasi nilai dan pemahaman peran pasangan hidup yang lebih efektif.\r\nKata kunci: Bimbingan Pranikah; Persepsi Peran Pasangan Hidup"^^ . "2025-12-08" . . . . "UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA"^^ . . . "FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA"^^ . . . . . . . . . "NIM.: 21102020024"^^ . "Muhammad Rafi Maulana"^^ . "NIM.: 21102020024 Muhammad Rafi Maulana"^^ . . . . . . "PENGARUH BIMBINGAN PRANIKAH TERHADAP PERSEPSI CALON PENGANTIN MENGENAI PERAN SEBAGAI PASANGAN HIDUP DI KUA SEWON BANTUL (Text)"^^ . . . . . "21102020024_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf"^^ . . . "PENGARUH BIMBINGAN PRANIKAH TERHADAP PERSEPSI CALON PENGANTIN MENGENAI PERAN SEBAGAI PASANGAN HIDUP DI KUA SEWON BANTUL (Text)"^^ . . . . "HTML Summary of #76084 \n\nPENGARUH BIMBINGAN PRANIKAH TERHADAP PERSEPSI CALON PENGANTIN MENGENAI PERAN SEBAGAI PASANGAN HIDUP DI KUA SEWON BANTUL\n\n" . "text/html" . . . "Bimbingan dan Konseling Islam "@en . .